Newsbojonegoro.com — Kebakaran melanda kantor proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Bulaklo RT 011 RW 002, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (6/1/2026) siang. Tim Newsbojonegoro.com yang berada langsung di lokasi mendapati kepulan asap hitam pekat disertai kobaran api cukup besar yang sempat membuat warga sekitar panik.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Api dengan cepat membesar lantaran diduga berasal dari korsleting listrik di area gudang solar proyek, yang kemudian menyambar tangki berisi bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut menyebabkan api sulit dikendalikan pada awal kejadian.
Salah seorang saksi mata, Saiful (30), perangkat Desa Bulaklo sekaligus pelapor kejadian, mengaku melihat tanda-tanda awal kebakaran sebelum api membesar.
“Awalnya saya melihat asap tebal keluar dari arah belakang kantor proyek, tepatnya di area gudang solar. Tidak lama kemudian muncul api dan langsung membesar,” ujar Saiful kepada Newsbojonegoro.com di lokasi kejadian.
Saiful menambahkan, dirinya bersama warga sempat berupaya memberi peringatan dan menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar agar api tidak merembet ke permukiman warga.
“Kami langsung teriak memanggil warga sekitar dan mencoba mengamankan lingkungan, sambil menunggu petugas pemadam datang,” imbuhnya.
Laporan kebakaran diterima Pos Pemadam Kebakaran Sumberrejo pada pukul 11.03 WIB. Selang tiga menit kemudian, tepat pukul 11.06 WIB, armada pemadam diberangkatkan ke tempat kejadian kebakaran (TKM). Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 11.12 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan.
Dari pantauan di lapangan, proses pemadaman melibatkan sejumlah armada gabungan dari beberapa pos. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.05 WIB setelah lebih dari satu jam petugas berjibaku melokalisir kobaran api.
Sebanyak 16 personel diterjunkan dalam operasi tersebut. Armada yang digunakan meliputi satu unit firedome Pos Sumberrejo, satu unit firetruck Pos Baureno, satu unit water supply Pos Kota, satu unit firedome Pos Kota, serta dua unit water supply milik BPBD Bojonegoro.
Berdasarkan keterangan petugas di lokasi, penyebab sementara kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik dari gudang solar yang kemudian menyambar tangki BBM. Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan dan perhitungan.
Meski kantor proyek mengalami kerusakan, petugas berhasil menyelamatkan sejumlah aset penting di sekitar lokasi. Di antaranya satu rumah permanen milik Bapak Jafar berukuran 8×10 meter persegi dengan nilai taksiran sekitar Rp350 juta, serta bangunan gudang di sisi kiri lokasi kebakaran berukuran 8×20 meter persegi dengan nilai sekitar Rp200 juta.
Selain melakukan pemadaman, petugas juga memberikan sosialisasi kepada warga setempat terkait pencegahan kebakaran, penanganan awal saat terjadi kebakaran, serta pembagian nomor layanan darurat Pos Sumberrejo.
Dalam penanganan kejadian ini, unsur yang terlibat antara lain Damkar Pos Sumberrejo, Damkar Pos Kota, Damkar Pos Baureno, BPBD Bojonegoro, Koramil Balen, Polsek Balen, Satpol PP Kecamatan Balen, perangkat desa, serta masyarakat sekitar.
Hingga siang hari, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, serta tidak ditemukan titik api lanjutan.






















