Newsbojonegoro.com — Sebuah video berdurasi 22 detik yang memperlihatkan seorang warga dalam kondisi sakit ditandu secara manual oleh tiga orang, sementara beberapa warga lain mengiringi di belakang, viral di media sosial dan memantik keprihatinan publik.
Dalam video tersebut, tampak warga berjalan menyusuri jalan tanah berlumpur dan licin. Kondisi medan yang sulit dilalui membuat warga terpaksa bergotong royong menandu orang sakit tanpa menggunakan kendaraan, demi mencapai akses jalan yang lebih layak.
Pengunggah video menyertakan keterangan bernada pilu menggunakan bahasa Jawa, “bangetten rongewu nemlikur wong loro jek koyo ngene gotong koyo ngene ya Allah”, yang jika dimaknai mencerminkan rasa sedih dan keprihatinan mendalam atas kondisi warga yang masih harus menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di Dusun Bunten, Desa Tondomulyo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Video tersebut dengan cepat menyebar luas dan menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyampaikan empati sekaligus mempertanyakan kondisi akses jalan di wilayah pedesaan, terutama ketika menyangkut situasi darurat seperti kebutuhan layanan kesehatan.
Sejumlah komentar warganet juga berharap agar pemerintah daerah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian serius terhadap kondisi infrastruktur di pelosok desa, agar kejadian serupa tidak terus terulang dan tidak lagi membahayakan keselamatan warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai kejadian tersebut serta langkah penanganan yang akan dilakukan.
















