Sebelas Poktan dan Gapoktan Bojonegoro Terima Bantuan Alsintan APBN 2025 di Kantor Dinas Pertanian

Uncategorized274 Dilihat
banner 400x130

News Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) kembali menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) di wilayah setempat. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (17/6/2025).

Sebanyak 11 Poktan dan Gapoktan dari berbagai kecamatan menerima bantuan alsintan yang terdiri dari 10 unit traktor roda dua dan satu unit combine harvester. Bantuan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 dan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kesejahteraan para petani di Bojonegoro.

Daftar Penerima Bantuan Alsintan:

1. Kecamatan Trucuk, Desa Kandangan – Poktan Rukun Tani 3 (Ketua: Muhammad Zuhri) – Traktor Roda 2

2. Kecamatan Trucuk, Desa Mekar – Poktan Mekar Tani (Ketua: Sukadi) – Traktor Roda 2

3. Kecamatan Malo, Desa Sranak – Poktan Tani Lestari IV (Ketua: Suparmo) – Traktor Roda 2

4. Kecamatan Malo, Desa Kacangan – Poktan Tani Lestari II (Ketua: Achmad) – Traktor Roda 2

5. Kecamatan Malo, Desa Banaran – Poktan Karya Tani (Ketua: Sutrisno) – Traktor Roda 2

6. Kecamatan Purwosari, Desa Kemiri – Poktan Sumber Makmur Satu (Ketua: Rukun S.) – Traktor Roda 2

7. Kecamatan Purwosari, Desa Sido Maju – Poktan Sido Maju (Ketua: Laniidi) – Traktor Roda 2

8. Kecamatan Purwosari, Desa Pojok – Poktan Seiyo Makmur (Ketua: Sarno) – Traktor Roda 2

9. Kecamatan Kasiman, Desa Batokan – Gapoktan Domukti Jaya (Ketua: Nuri) – Traktor Roda 2

10. Kecamatan Kapas, Desa Sidomukti – Poktan Tirto Tani (Ketua: Yadi Susanto) – Traktor Roda 2

11. Kecamatan Kapas, Desa Tanjungbaharjo – Poktan Ngudi Tani (Ketua: Hi. Sukidjan) – Combine Harvester

 

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tersalurkannya program bantuan alsintan ini. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat untuk mendukung sektor pertanian di daerah.

“Bantuan alsintan ini bukan untuk dimiliki pribadi, melainkan untuk kepentingan kelompok dan kemajuan bersama. Saya ingatkan agar tidak terjadi penyalahgunaan, seperti yang pernah terjadi di daerah lain, di mana bantuan dijual atau digadaikan. Ini adalah aset negara yang harus kita jaga bersama,” tegas Nurul Azizah.

Ia juga mengingatkan bahwa saat ini para petani masih menghadapi berbagai tantangan besar, seperti ketersediaan air, keterbatasan pupuk, harga hasil panen yang tidak stabil, serta ancaman serangan hama. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, peran penyuluh pertanian dinilai sangat penting untuk memberikan pendampingan kepada para petani, baik dalam hal budidaya, pengendalian hama, maupun pelaporan perkembangan di lapangan.

“Program ini harus kita kawal bersama. Pemerintah, penyuluh, pendamping desa, dan kelompok tani harus bersinergi agar bantuan ini benar-benar memberikan manfaat, berkontribusi dalam menurunkan angka kemiskinan, serta meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Bojonegoro,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Nurul Azizah mengajak semua pihak untuk terus berikhtiar dan berkomitmen dalam mengembangkan sektor pertanian Bojonegoro agar semakin maju dan mampu menopang ketahanan pangan baik di tingkat daerah maupun nasional.

Sementara itu, Plt. Kepala DKPP Bojonegoro, Zaenal Fanani, menegaskan bahwa bantuan alsintan ini sepenuhnya diberikan kepada kelompok tani, bukan kepada individu ketua kelompok. Ia mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Zainal Fanani saat memberikan sambutan

“Setiap ketua kelompok tani telah menandatangani surat pernyataan bermaterai yang menyatakan tidak akan memindahtangankan alsintan dalam bentuk apapun kepada pihak lain. Kami juga melibatkan pihak Kejaksaan untuk memberikan arahan terkait regulasi yang harus dipatuhi,” jelas Zaenal Fanani.

Ia berharap, masyarakat ikut mengawasi pemanfaatan alsintan ini agar benar-benar memberikan manfaat bagi para petani di Bojonegoro.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *