Bocah 13 Tahun Meninggal Dunia Usai Tenggelam di Embung Tumbrasanom Bojonegoro

Korban Diduga Kelelahan Saat Berenang, Warga Temukan Jenazah 20 Menit Kemudian

Peristiwa773 Dilihat
banner 400x130

News Bojonegoro — Duka menyelimuti keluarga seorang bocah berusia 13 tahun yang meninggal dunia setelah tenggelam di Embung Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (10/1/2026).

Korban diketahui bernama Andra Hanan B, warga Dusun Krajan RT 09 RW 02, Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem. Saat kejadian, korban tengah mandi di embung bersama dua orang temannya.

Berdasarkan keterangan Pemerintah Desa Tumbrasanom, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Saat sedang berenang, korban diduga kelelahan dan tiba-tiba tenggelam. Dua temannya yang berada di lokasi melihat korban menghilang dari permukaan air dan segera berteriak meminta pertolongan warga.

Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung bergegas melakukan pencarian di sekitar embung. Upaya itu membuahkan hasil sekitar 20 menit kemudian. Pada pukul 14.30 WIB, tubuh korban berhasil ditemukan, namun sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke BPBD Kabupaten Bojonegoro pada pukul 15.00 WIB. Tim BPBD bergerak menuju lokasi pada pukul 15.52 WIB dan tiba di embung Tumbrasanom sekitar 16.40 WIB untuk melakukan asesmen serta pendampingan.

Selain melakukan pendataan di lokasi kejadian, petugas BPBD juga mendampingi keluarga korban di rumah duka. Sebagai bentuk kepedulian, BPBD turut menyerahkan bantuan berupa dua paket sembako kepada pihak keluarga.

Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga dan telah dimakamkan di kampung halamannya.

Dalam penanganan peristiwa ini, sejumlah pihak terlibat, antara lain BPBD Bojonegoro, Pemerintah Desa Tumbrasanom, Pemerintah Desa Kedungadem, Satpol PP Kecamatan Kedungadem, serta masyarakat setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua dan masyarakat akan pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di kawasan perairan terbuka seperti embung dan sungai, guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *