Bonggol Jagung Disulap Jadi Media Jamur, Mahasiswa KKN Universitas Bojonegoro Kenalkan Produk SUMBERASA

KKN-TK Kelompok 8 Kenalkan Budidaya Jamur Janggel dan Launching Produk SUMBERASA

Ekonomi, Pendidikan1003 Dilihat
banner 400x130

NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Limbah bonggol jagung yang selama ini kerap dianggap sebagai sisa pertanian, mulai dilirik sebagai peluang ekonomi oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 8 Universitas Bojonegoro.

Melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung sebagai Media Tumbuh Jamur Janggel”, mahasiswa KKN-TK Kelompok 8 mengenalkan cara mengolah bonggol jagung menjadi media budidaya jamur yang memiliki nilai manfaat dan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, Senin (3/8/2026), dan diikuti masyarakat Desa Sumberbendo.

Sosialisasi menghadirkan Setyo Wahono Al Irvan dari Fakultas Pertanian Universitas Bojonegoro sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa Bojonegoro merupakan salah satu daerah dengan produksi jagung cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat limbah bonggol jagung juga tersedia dalam jumlah besar.

“Apabila tidak dimanfaatkan secara optimal, limbah tersebut hanya menjadi sisa pertanian. Karena itu, bonggol jagung dapat diolah menjadi media tumbuh jamur janggel yang ramah lingkungan sekaligus berpotensi memberikan tambahan nilai ekonomi” terangnya.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat dikenalkan mulai dari manfaat budidaya jamur janggel, alat dan bahan yang diperlukan, proses pembuatan media tanam hingga teknik perawatannya.

Media tanam tersebut memanfaatkan bonggol jagung yang dicampur dengan sejumlah bahan pendukung seperti dedak, urea dan ragi. Setelah media siap, perawatan dilakukan dengan menjaga kelembapan melalui penyiraman secara rutin hingga jamur tumbuh dan siap dipanen.

Baca Juga:Semarak HUT ke-81 RI, SDN Campurejo 1 Bojonegoro Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengguna Jalan

Antusiasme masyarakat terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah warga aktif menanyakan teknik budidaya, perawatan jamur hingga peluang usaha yang dapat dikembangkan dari pemanfaatan limbah bonggol jagung.

Launching Produk SUMBERASA

Mahasiswa KKN Universitas Bojonegoro sosialisasi jamur janggel dan launching SUMBERASA di Sumberbendo
Beragam produk olahan berbahan dasar jamur hasil inovasi mahasiswa KKN-TK Kelompok 8 Universitas Bojonegoro dalam program pemanfaatan bonggol jagung, yang dikembangkan dengan merek SUMBERASA di Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro.

Tidak hanya mengajarkan pemanfaatan limbah pertanian, mahasiswa KKN-TK Kelompok 8 Universitas Bojonegoro juga meluncurkan logo “SUMBERASA” sebagai identitas produk yang dikembangkan selama pelaksanaan KKN di Desa Sumberbendo.

SUMBERASA menjadi bagian dari inovasi mahasiswa dalam mengembangkan produk olahan berbahan dasar jamur. Beberapa produk yang diperkenalkan antara lain brownies jamur, lumpia jamur dan dimsum jamur.

Peluncuran logo tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun identitas produk sekaligus memperkenalkan potensi olahan jamur dari Desa Sumberbendo kepada masyarakat secara lebih luas.

Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi mencicipi berbagai produk olahan jamur yang telah diproduksi mahasiswa KKN-TK Kelompok 8. Produk tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, baik dari sisi rasa maupun peluang pengembangannya menjadi produk bernilai jual.

Melalui kegiatan ini, KKN-TK Kelompok 8 Universitas Bojonegoro berharap masyarakat Desa Sumberbendo tidak hanya melihat bonggol jagung sebagai limbah, tetapi sebagai bahan yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan produk baru.

Selain membantu mengurangi limbah pertanian, pemanfaatan tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat melalui budidaya jamur janggel maupun pengembangan produk olahan jamur yang memiliki nilai tambah.
(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *