Newsbojonegoro.com | Bojonegoro – Sebuah rumah milik warga lanjut usia di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, roboh akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk, diperparah oleh hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada 11 April 2026.
Rumah milik Mbah Yadi (80) yang berada di RT 10, Dukuh Losari, Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro itu mengalami kerusakan parah. Bagian belakang bangunan telah ambruk, sementara bagian depan tampak miring dan rawan roboh.
Kondisi tersebut memprihatinkan, mengingat rumah itu menjadi satu-satunya tempat tinggal bagi korban. Struktur bangunan yang terbuat dari kayu tua tampak rapuh dan tidak lagi mampu menahan terpaan cuaca ekstrem.
Salah seorang tetangga korban, mengungkapkan bahwa pemerintah desa telah memberikan bantuan awal kepada korban.
“Sudah ngasih Rp300 ribu, Mas,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (13/4/2026).
Namun, ia menyebutkan bahwa hingga kini korban belum pernah menerima bantuan program bedah rumah dari pemerintah. Hendro berharap ada perhatian lebih lanjut dari pihak terkait agar rumah tersebut dapat segera diperbaiki.
“Belum pernah dapat bantuan bedah rumah, Mas,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa rumah yang roboh tersebut berdiri di atas tanah milik pribadi korban, sehingga secara administratif tidak mengalami kendala dalam pengajuan bantuan.
“Ini di tanah pribadi, Mas,” jelasnya.
Hingga saat ini, Pemerintah Desa Sukowati belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa robohnya rumah milik Mbah Yadi. Warga berharap adanya tindak lanjut dari pihak desa maupun instansi terkait guna memastikan keselamatan korban serta mempercepat proses pengajuan bantuan perbaikan rumah.
Selain itu, perhatian dari pemerintah daerah di Bojonegoro juga diharapkan agar korban dapat memperoleh bantuan yang layak melalui program penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) atau bedah rumah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memberikan jaminan tempat tinggal yang aman dan layak bagi korban.
















