Bangunan Roboh di Sukowati, Pemdes Klarifikasi Bukan Rumah Utama

Berita Utama507 Dilihat
banner 400x130

Newsbojonegoro.com | Bojonegoro – Sebuah bangunan di Dukuh Losari, RT 10, Desa Sukowati, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, dilaporkan roboh akibat kondisi yang lapuk serta diterjang hujan deras disertai angin kencang pada 11 April 2026.

Peristiwa tersebut sempat disebut sebagai musibah yang menimpa rumah milik seorang warga lanjut usia bernama Mbah Yadi. Namun, Pemerintah Desa Sukowati memberikan klarifikasi bahwa bangunan yang ambruk bukan merupakan rumah tinggal utama korban.

Saat dikonfirmasi, awak media tidak dapat menemui Kepala Desa karena sedang tidak berada di Kantor. Keterangan resmi kemudian disampaikan oleh Sekretaris Desa Sukowati, M. Nasruddin Wahid.

M. Nasruddin Wahid, menjelaskan bahwa Mbah Yadi selama ini tinggal bersama anaknya di rumah permanen yang layak huni.

Sekretaris Desa Sukowati M. Nasrudin Wahid

“Karena kondisinya sudah tidak layak huni, Mbah Yadi kini tinggal bersama anaknya. Bangunan yang roboh itu dulunya bekas warung dan saat ini digunakan sebagai gudang,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa bangunan tersebut berdiri di atas tanah milik saudara istrinya (ipar), bukan milik pribadi Mbah Yadi.

Terkait bantuan dari pemerintah desa, Pemdes Sukowati menyebut telah memberikan dana sebesar Rp300.000. Bantuan tersebut merupakan dukungan operasional bagi warga yang bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan.

Pihak desa menegaskan bahwa bantuan penanggulangan bencana akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan status bangunan. Apabila yang terdampak merupakan rumah tinggal utama, maka bantuan dapat diusulkan melalui mekanisme penanganan bencana maupun program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sesuai ketentuan yang berlaku.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *