News Bojonegoro – Setelah sempat viral di media sosial mengenai unggahan kritik terhadap ASN di Puskesmas Dander, kini warganet dengan akun Facebook bernama Benjamin Sesko menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Dalam postingan terbarunya, ia menegaskan bahwa kritik yang dilontarkan murni berasal dari unek-unek pribadi berdasarkan cerita yang ia dengar dari istrinya. Ia mengakui tindakannya meluapkan perasaan melalui media sosial hingga membuat unggahannya menyebar luas di berbagai grup Facebook Bojonegoro.
“Atas viralnya kritik saya terhadap ASN khususnya Puskesmas Dander, dengan ini saya minta maaf. Semua murni dari hati, semua murni dari unek-unek cerita yang saya dengar dari istri, lalu saya luapkan semua di medsos,” tulisnya dalam unggahan, Senin (18/8/2025).
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro telah memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang berkembang. Kepala Dinas Kesehatan, Ninik Susmiati, menegaskan bahwa unggahan tersebut tidak benar alias hoaks. Menurutnya, kasus yang disinggung dalam postingan warganet itu merupakan rujukan ke RS Fatmawati sepuluh hari terakhir, sehingga tidak sesuai dengan narasi yang beredar.
Dengan permintaan maaf ini, diharapkan polemik yang sempat memicu keresahan masyarakat dapat mereda. Dinkes Bojonegoro juga mengimbau warga untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan memastikan kebenaran informasi sebelum dibagikan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman publik.















