Sigit Kushariyanto Serap Aspirasi Warga dalam Reses Masa Sidang I Tahun 2026

Soroti abrasi bantaran sungai, jalan lingkungan, kesehatan lansia, hingga persoalan harga panen petani

banner 400x130

NewsBojonegoro – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi Partai Golkar sekaligus anggota Komisi B, Sigit Kushariyanto, menggelar kegiatan reses masa sidang I tahun 2026 di Gedung PEPABRI Bojonegoro, Jumat (6/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sigit menyampaikan langsung tanggapan atas berbagai pertanyaan dan aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam forum dialog.
Ia menjelaskan bahwa masyarakat berharap pemerintah lebih memperhatikan sejumlah titik rawan, terutama di wilayah bantaran sungai.

“Masyarakat tadi dalam audiensi berharap pada beberapa titik lokasi yang perlu Anda perhatikan, terutama yang ada di bantaran sungai, bukan hanya di kelurahan, tetapi juga di Desa Kauman, termasuk Desa Ledok Kulon yang mengalami abrasi, yang kemarin sudah kita usulkan dan alhamdulillah ter realisasi” ujar Sigit.

Selain persoalan lingkungan, Sigit juga menyinggung kondisi infrastruktur jalan dan fasilitas umum yang dinilai perlu segera dibenahi.

“Kemudian, perlu adanya perbaikan jalan lingkungan, serta perbaikan sarana yang dibangun oleh pemerintah untuk pembuangan limbah,” lanjutnya.

Ia menilai, persoalan limbah tidak bisa dipandang remeh karena berpotensi berdampak langsung pada kesehatan masyarakat, khususnya warga lanjut usia.
“Karena ada limbah yang kemungkinan berdampak pada kesehatan, khususnya bagi para warga yang mayoritas sudah lanjut usia. Perhatian di bidang kesehatan perlu lebih ditingkatkan, terutama pelayanan rutin, serta pemberian asupan makanan bergizi untuk para manula,” jelasnya.

Menurutnya, program kesehatan bagi lansia saat ini perlu kembali dihidupkan sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

“Saat ini, program tersebut sudah tidak ada, padahal salah satu program penting adalah membangun sumber daya manusia yang unggul dari sisi kesehatan,” tegasnya.

Di sektor pertanian, Sigit juga menyampaikan aspirasi para petani yang mengeluhkan kondisi saat musim panen raya.

“Di bidang pertanian, tadi dari disampaikan saat panen raya, perlu ada solusi agar tidak terjadi penurunan harga,” katanya.

Selain itu, Sigit menekankan pentingnya dukungan sarana dan prasarana pertanian agar produktivitas petani tetap terjaga.

“Kemudian, sarana-sarana pendukung panen, seperti alat potong dan sarana panen combine, juga perlu dipikirkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Tak hanya itu, persoalan pasca panen dan kebutuhan air juga menjadi perhatian serius dalam sektor pertanian.

“Termasuk persoalan keseragaman harga pasca panen dan kebutuhan air,” tambahnya.

Melalui reses tersebut, Sigit menegaskan bahwa seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan perjuangan di tingkat legislatif.

Ia berharap, berbagai masukan dari warga dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui kebijakan yang tepat dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Kegiatan reses ini sekaligus menjadi sarana mempererat komunikasi antara wakil rakyat dan konstituen, sehingga pembangunan di Kabupaten Bojonegoro dapat berjalan lebih merata dan berkelanjutan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *