Dinkes Bojonegoro Klarifikasi: Unggahan Dugaan Maladministrasi di Puskesmas Dander Diduga Hoaks

Kesehatan, Tokoh383 Dilihat
banner 400x130

News Bojonegoro – Menyusul viralnya unggahan warganet terkait dugaan kelalaian penanganan persalinan di Puskesmas Dander, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro memberikan klarifikasi resmi.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiati, menegaskan bahwa dalam kurun waktu sepuluh hari terakhir, yakni sejak 5 hingga 16 Agustus 2025, tercatat ada dua kasus rujukan dari Puskesmas Dander ke RS Fatma. Seluruh rujukan tersebut sudah dilakukan sesuai prosedur dan mendapatkan penanganan sebagaimana mestinya di rumah sakit rujukan.

“Meniko kasus rujukan ke RS Fatma sepuluh hari terakhir dari Puskesmas Dander,” jelas Ninik, Sabtu (16/8/2025).

Terkait unggahan yang beredar di media sosial, Ninik menyebut informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. “Kira-kira seperti itu (hoaks),” tegasnya.

Lebih lanjut, Ninik menjelaskan bahwa pelayanan persalinan di seluruh puskesmas di Bojonegoro berlangsung 24 jam penuh dan tidak boleh dilakukan di Polindes maupun Ponkesdes. Hal ini dimaksudkan agar setiap persalinan ditangani secara tim, dengan dokter puskesmas sebagai penanggung jawab, serta didukung oleh bidan yang berjaga secara bergiliran di puskesmas.

“Ini sebagai upaya mencegah agar tidak terjadi kematian ibu dan bayi. Bidan desa juga masuk dalam sistem sift jaga di puskesmas untuk memastikan pelayanan persalinan 24 jam bisa berjalan optimal,” pungkasnya.

Dengan klarifikasi ini, Dinkes Bojonegoro berharap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar kebenarannya, serta mengimbau agar setiap keluhan terkait layanan kesehatan disampaikan langsung melalui jalur resmi agar dapat segera ditindaklanjuti.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru