News Bojonegoro – Muslimat NU Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kota Bojonegoro menggelar Workshop Penguatan Program Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) NU di kompleks Rusunawa Bojonegoro. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua-ketua Ranting serta segenap pengurus PAC Muslimat NU Kota Bojonegoro.
Workshop tersebut menjadi bagian dari upaya strategis Muslimat NU dalam memperkuat pemahaman ideologi ke-NU-an di tingkat akar rumput, sekaligus meningkatkan kapasitas kepemimpinan kader perempuan NU dalam menjalankan amanah organisasi.
Ketua Panitia sekaligus Ketua PAC Muslimat NU Kota Bojonegoro, Durotun Nafisah, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu sebagai fondasi utama dalam berkhidmat di organisasi.

“Workshop Aswaja ini kami selenggarakan untuk mengajak Ketua-ketua Ranting Muslimat NU se-PAC Kota mencintai ilmu. Ilmu menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas dan amanah organisasi, mengingat tidak semua pengurus memiliki latar belakang pesantren,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Durotun Nafisah, workshop ini juga bertujuan memperdalam pemahaman ke-Aswaja-an para pengurus, agar seluruh gerak organisasi Muslimat NU tetap berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah yang moderat dan berimbang.
Kegiatan ini dihadiri oleh segenap pengurus PAC Muslimat NU Kota Bojonegoro, para Ketua Ranting se-PAC Kota, serta jajaran pimpinan Majelis Wakil Cabang NU Kota Bojonegoro, termasuk Ketua Tanfidziyah dan Raisyiah.
Sebagai narasumber utama, panitia menghadirkan Ahmad Rifki Azmi, akademisi dan tokoh Aswaja NU yang merupakan alumni Pondok Pesantren Sarang selama 10 tahun. Ia menempuh pendidikan S1, S2, hingga S3 Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta dikenal sebagai dosen Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri, Muharrir LBM NU, dan penulis berbagai buku keislaman.

Hadir pula Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Bojonegoro, Hj. Umi Zulaikhah, yang memberikan dukungan dan penguatan terhadap pentingnya pemahaman Aswaja NU bagi kader Muslimat NU dalam menghadapi tantangan zaman.
Melalui workshop ini, Muslimat NU Kota Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk terus memperkokoh ideologi Aswaja NU di lingkungan organisasi, khususnya di tingkat ranting, sebagai benteng keislaman moderat dan perekat persatuan umat.














