BKMT Bojonegoro Perkuat LPA, Dorong Perlindungan Anak hingga Tingkat Kecamatan

Keagamaan, Tokoh561 Dilihat
banner 400x130

NewsBojonegoro.com – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat peran Lembaga Perlindungan Anak (LPA) sebagai bagian dari struktur organisasi BKMT. Penguatan tersebut dilakukan melalui rapat kerja LPA BKMT yang dirangkaikan dengan agenda BKMT Kabupaten Bojonegoro, serta peningkatan kapasitas pengurus, yang digelar di Hotel Masa Indah, Sarangan, Magetan. Senin (15/12/2025)

Kegiatan ini menjadi sarana konsolidasi internal sekaligus sosialisasi keberadaan, fungsi, dan peran LPA BKMT kepada seluruh jajaran pengurus BKMT, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Dengan demikian, seluruh pengurus diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai posisi LPA sebagai bagian integral dari gerakan sosial BKMT.

Ketua BKMT Kabupaten Bojonegoro, Hajah Mitro’atin, menegaskan bahwa LPA merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen BKMT dalam menjalankan peran keagamaan sekaligus sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, BKMT tidak hanya berfokus pada pembinaan umat melalui kegiatan majelis taklim, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dalam persoalan sosial, khususnya yang menyangkut perempuan dan anak. Oleh karena itu, penguatan LPA menjadi agenda strategis yang harus dipahami dan didukung bersama oleh seluruh pengurus BKMT.

“BKMT tidak cukup hanya berbicara soal pengajian dan kegiatan keagamaan. Kami juga memiliki tanggung jawab sosial. LPA adalah wadah BKMT dalam merespons persoalan perlindungan anak. Karena itu, seluruh pengurus, terutama di tingkat kecamatan, harus memahami peran dan fungsinya,” ujar Mitro’atin.

Ia menambahkan, dengan jaringan BKMT yang tersebar di seluruh kecamatan, peran LPA diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terstruktur, dan menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput. Sinergi internal ini dinilai penting agar program perlindungan anak tidak berhenti pada tataran wacana, melainkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga menggelar capacity building bagi pengurus PD dan PC BKMT se-Kabupaten Bojonegoro. Setiap kecamatan mengirimkan dua orang pengurus, sehingga kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta.

Peserta terdiri dari pengurus LPA BKMT Kabupaten Bojonegoro, para relawan, serta jajaran pengurus BKMT dari seluruh kecamatan. Untuk memperkuat materi dan membangun semangat peserta, kegiatan ini turut menghadirkan tim motivator dari Sidoarjo.

Ketua Harian kegiatan, Ummu Hani, S.Pd., M.H., menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas pengurus menjadi kunci agar LPA BKMT mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal.

“Perlindungan anak tidak bisa dilakukan secara individual. Dibutuhkan kerja kolektif dan kesamaan pemahaman. Karena itu, pengurus dan relawan perlu dibekali pengetahuan yang memadai tentang peran dan tugas LPA,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelum kegiatan capacity building dilaksanakan, LPA BKMT Kabupaten Bojonegoro telah melakukan perekrutan relawan di seluruh kecamatan, dengan jumlah lima relawan di setiap kecamatan. Para relawan ini diharapkan menjadi ujung tombak kampanye pencegahan kekerasan terhadap anak di wilayah masing-masing.

Melalui penguatan LPA di bawah naungan BKMT ini, upaya perlindungan anak di Kabupaten Bojonegoro diharapkan semakin sistematis, berkelanjutan, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat hingga tingkat kecamatan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *