Golkar Bojonegoro Panaskan Mesin Politik 2029, Pengurus Ditegaskan Harus Kerja Nyata

Rapat Pleno Diperluas ini menjadi sinyal kuat bahwa Golkar Bojonegoro mulai mengonsolidasikan kekuatan lebih dini dengan target jelas

Politik394 Dilihat
banner 400x130

News Bojonegoro — Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro mulai memanaskan mesin politik lebih awal menuju Pemilu 2029. Hal itu ditandai dengan digelarnya Rapat Pleno Diperluas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) sebagai langkah awal konsolidasi dan penegasan arah perjuangan partai.

Rapat pleno ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi kader, tetapi juga forum evaluasi serta penguatan komitmen seluruh struktur partai agar lebih solid dan progresif menghadapi dinamika politik ke depan.

Dalam forum tersebut, Dewan Pertimbangan DPD Golkar Bojonegoro, KH Tamam Syaifudin, secara terbuka mendorong seluruh kader untuk memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Ketua DPD Golkar Bojonegoro.

“Dinamika politik nasional sudah berjalan. Di daerah, khususnya Bojonegoro, Golkar harus mampu mengambil peran strategis. Kepemimpinan baru ini harus kita dukung bersama agar program partai benar-benar dirasakan dan diterima masyarakat,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).

Ia menegaskan, Fraksi Golkar di DPRD Bojonegoro tidak boleh hanya menjadi pelengkap, melainkan harus tampil sebagai penggagas sekaligus pengawal program strategis, baik yang bersumber dari pusat, provinsi, maupun kabupaten.
Tamam juga memasang target ambisius untuk Pemilu 2029 mendatang.

“Jangan puas di 10 kursi. Golkar harus kembali menjadi partai idaman masyarakat Bojonegoro. Itu hanya bisa dicapai jika kita kompak, bekerja keras, dan hadir sampai tingkat bawah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Bojonegoro Ahmad Supriyanto menyampaikan bahwa Rapat Pleno Diperluas merupakan bagian dari pembenahan internal pasca terbentuknya kepengurusan baru.

Ia mengungkapkan, sebelum pleno diperluas digelar, DPD Golkar telah melaksanakan rapat internal yang membahas laporan kegiatan dan keuangan tahun 2025, serta melakukan penyegaran struktur Fraksi Golkar DPRD Bojonegoro guna meningkatkan kinerja politik dan legislasi.

“Tahun 2026 adalah tahun konsolidasi. Kita siapkan tahapan menuju kemenangan 2029. Peluang itu ada dan sangat mungkin, tapi hanya bisa diraih dengan kerja serius,” ujar Ahmad Supriyanto yang akrab disapa Mas Pri.

Ia menegaskan bahwa Golkar Bojonegoro tidak membutuhkan pengurus yang hanya mengandalkan jabatan semata. Menurutnya, kekuatan partai justru terletak pada kader yang mau bekerja dan bergerak hingga ke tingkat akar rumput.

“Saya tidak butuh pengurus yang hanya menunggu jabatan. Saya butuh pimpinan kecamatan dan kader sampai bawah yang mau kerja. Golkar ini bukan partai untuk sekadar numpang nama,” tegasnya.

Dalam arahannya, Ahmad Supriyanto juga menekankan pentingnya setiap bidang di DPD menyusun program kerja konkret dan terukur, bukan sekadar rapat seremonial tanpa hasil. Seluruh program tersebut akan dirumuskan lebih lanjut dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026.

Selain konsolidasi struktur, Golkar Bojonegoro juga akan memperkuat pendekatan sosial dan keagamaan, termasuk kegiatan kemasyarakatan menjelang Ramadan serta agenda kaderisasi berkelanjutan.

“Kita ingin Golkar hadir dengan program yang nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar slogan politik,” pungkasnya.

Rapat Pleno Diperluas ini menjadi sinyal kuat bahwa Golkar Bojonegoro mulai mengonsolidasikan kekuatan lebih dini dengan target jelas: menang bersama melalui kerja kolektif, disiplin organisasi, dan penguatan struktur hingga tingkat desa.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *