NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Pendidikan politik tak selalu harus berlangsung di ruang pertemuan. Cara berbeda dilakukan DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro dengan mengajak para Pimpinan Kecamatan (PK) se-Kabupaten Bojonegoro belajar politik sekaligus menyusuri jejak sejarah dan potensi wisata daerah.
Kegiatan yang digelar Minggu (2/8/2026) tersebut dikemas dalam konsep outbound dan eksplorasi alam dengan mengusung tema “Menyusuri Jejak Sejarah, Mengukir Masa Depan Bojonegoro.”
Selain memperkuat kapasitas dan soliditas kader, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan secara langsung potensi wisata, sejarah, serta kekuatan ekonomi lokal yang dimiliki Kabupaten Bojonegoro.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.30 WIB dengan registrasi peserta di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro. Setelah itu, rombongan bergerak menuju Agroforestri Dandangilo.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan armada Jeep Tour menuju Kampung Tumo, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan.
Di Kampung Tumo, para peserta mengikuti sesi pendidikan politik yang dikemas secara santai dan interaktif. Materi yang diberikan mencakup peran partai politik, konsolidasi organisasi, hingga strategi pemenangan di tingkat akar rumput.
Usai mengikuti materi, rombongan melanjutkan perjalanan menjelajahi kawasan Geopark Wonocolo yang lebih dikenal dengan sebutan Teksas Wonocolo.
Sejumlah destinasi dikunjungi, di antaranya Rumah Singgah dan Museum Geopark Wonocolo, Gardu Pandang, hingga kawasan Sumur Mluntur.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan menikmati kuliner khas daerah di Agroforestri Sajian Kopi Dewa.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, mengatakan konsep kegiatan tersebut sengaja dibuat berbeda dari agenda partai pada umumnya.

Menurutnya, pendidikan politik maupun rapat organisasi tidak harus selalu dilakukan di dalam ruangan. Kegiatan tersebut dapat dikombinasikan dengan wisata edukatif sehingga kader bisa mendapatkan pengalaman sekaligus mempererat kebersamaan.
“Kami ingin membuat kegiatan partai yang berbeda. Kalau biasanya rapat dilakukan di ruang pertemuan, kali ini kami mengemasnya dengan konsep rapat sambil ngetrip. Dengan menyusuri jejak sejarah dan potensi alam Bojonegoro, kami ingin menumbuhkan rasa bangga sekaligus semangat kebersamaan,” ujar Ahmad Supriyanto.
Ia berharap konsep tersebut mampu membuat kader semakin solid sekaligus memperkuat kemampuan organisasi dalam merangkul berbagai elemen masyarakat.
“Harapan kami, Golkar Bojonegoro semakin solid dan mampu merangkul semua elemen untuk membesarkan partai ke depan,” imbuhnya.
Ahmad menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Keputusan Munas XI Partai Golkar Tahun 2024 serta hasil Rapat Internal DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro pada 15 Juli 2026.
Menurut panitia, perpaduan pendidikan politik dan eksplorasi Geopark Wonocolo dipilih untuk membangun kedekatan emosional kader dengan sejarah, potensi wisata, sekaligus kekuatan ekonomi lokal Bojonegoro.
Seluruh rangkaian kegiatan dikemas dalam Paket Wisata Kedewan Geopark Trip (KaGeT) yang dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi di Kecamatan Kedewan.
Melalui paket tersebut, wisatawan diajak menjelajahi kawasan Geopark Wonocolo menggunakan jeep tour, mengunjungi museum dan situs sumur minyak tua, menikmati panorama alam, hingga mencicipi kuliner lokal.
Bagi Golkar Bojonegoro, kegiatan tersebut bukan sekadar perjalanan wisata. Para kader juga diajak melihat langsung potensi daerah yang dapat menjadi modal untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memahami peluang pengembangan ekonomi lokal.
“Dengan kegiatan ini, DPD Golkar Bojonegoro berharap seluruh struktur dari tingkat kabupaten hingga kecamatan memiliki visi yang sama dalam menghadapi agenda politik ke depan,” pungkas Ahmad Supriyanto.





















