Newsbojonegoro.com | Bojonegoro — Usai viral dalam pemberitaan, pembangunan jembatan di Desa Padang Mentoyo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, akhirnya kembali dikerjakan. Namun, pengerjaan tersebut dinilai belum menunjukkan keseriusan, lantaran di lokasi hanya terlihat dua orang pekerja.
Camat Kapas, Zenny, menyampaikan bahwa pengerjaan jembatan kini telah kembali berjalan. Meski demikian, saat dikonfirmasi terkait sanksi atas tidak adanya papan informasi proyek serta dugaan mangkraknya pengerjaan, ia menyebut telah dilakukan teguran. Senin (20/4/2026).
Pantauan awak media di lapangan menunjukkan aktivitas pengerjaan masih sangat minim. Kondisi ini memunculkan keraguan publik terhadap percepatan penyelesaian proyek yang sebelumnya sempat terhenti.
Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) belum memberikan keterangan resmi terkait langkah evaluasi maupun sanksi lanjutan.
Di sisi lain, Inspektorat mulai merespons persoalan tersebut. Inspektur Inspektorat Kabupaten Bojonegoro, Achmad Gunawan Ferdiansyah, S.STP, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan audit.
“Terkait Padangmentoyo. Saat ini Inspektorat akan segera memulai audit pada pekerjaan-pekerjaan BKKD. Tahap awal adalah pengumpulan data dan informasi awal,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, proyek jembatan tersebut menuai keluhan warga karena tak kunjung rampung meski anggaran disebut telah cair sejak pertengahan tahun 2025. Saat dilakukan pantauan sebelum pengerjaan kembali berjalan, progres pembangunan diperkirakan baru mencapai sekitar 60 persen tanpa adanya aktivitas pekerja.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada warga, terutama pelajar yang sempat terpaksa memutar lebih dari satu kilometer setiap hari karena tidak adanya jembatan darurat.
Fakta bahwa pengerjaan baru kembali berjalan setelah viral, ditambah aktivitas yang masih minim, memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Warga menilai pengawasan seharusnya dilakukan sejak awal, bukan setelah persoalan mencuat ke publik, terlebih proyek tersebut menyangkut akses vital bagi aktivitas harian.















