Newsbojonegoro.com — Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro, Amin Tohari, menyatakan keprihatinannya atas sulitnya akses layanan kesehatan yang dialami warga Dusun Bunten, Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem. Kondisi jalan yang rusak parah dan tak bisa dilalui kendaraan membuat warga harus ditandu saat membutuhkan pertolongan medis, Kamis (8/1/2026).
Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu menjelaskan, jalan poros desa menuju Dusun Bunten sebenarnya pernah dibangun pada masa kepemimpinan Bupati Anna Muawanah melalui program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD). Namun, pembangunan tersebut belum rampung sehingga manfaatnya belum sepenuhnya dirasakan warga.
“Seharusnya pembangunan itu segera diteruskan. Jangan dibiarkan setengah-setengah, karena ini menyangkut akses dasar masyarakat,” tegas Amin Tohari.
Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Amin juga mengungkapkan bahwa Desa Tondomulo sebelumnya telah menerima Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD). Namun anggaran tersebut hanya mampu membiayai pembangunan jalan desa bagian bawah, sementara akses menuju Dusun Bunten merupakan jalur hutan yang membutuhkan penanganan khusus.
“Karena itu dulu Bu Anna mengambil langkah lewat program Tentara Masuk Desa, agar bisa menjangkau medan yang sulit,” jelasnya.
Lebih lanjut, Amin Tohari meminta pemerintah daerah saat ini agar tidak bersikap tebang pilih dalam pembangunan infrastruktur. Menurutnya, jumlah penduduk tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan hak masyarakat atas pembangunan dan kesejahteraan.
“Harus ada solusi nyata. Pembangunan itu agar bisa dirasakan semua warga Bojonegoro, sekecil apa pun jumlah penduduknya. Yang terpenting adalah asas kemanfaatan bagi rakyat,” pungkasnya.






















