Proyek Pelebaran Jembatan Pluntu – Jepang 4 Sempat Terkendala Banjir, Dinas PU Pastikan Sudah Sesuai Prosedur

banner 400x130

NewsBojonegoro.com – Proyek pelebaran Jembatan Pluntu – Jepang 4 yang berada di Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, sempat menjadi sorotan publik. Proyek senilai Rp3,19 miliar yang dibiayai dari APBD 2024 itu sebelumnya diduga tidak dikerjakan sesuai dengan gambar kerja awal.

Berdasarkan data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, proyek tersebut dikerjakan oleh CV. Astana Brawijaya Lima, yang memenangkan tender dengan nilai penawaran Rp3.194.117.030,11.

Beberapa laporan menyebutkan adanya perbedaan antara pelaksanaan di lapangan dengan gambar teknis yang direncanakan, khususnya pada pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) berbentuk huruf V di sisi abutmen lama. Namun, pihak kontraktor memberikan klarifikasi penting terkait hal ini.

Manajemen CV. Astana Brawijaya Lima menjelaskan bahwa perubahan dalam pengerjaan bukan tanpa alasan. Saat proyek berlangsung, lokasi terdampak banjir bandang yang memaksa tim teknis untuk melakukan evaluasi dan penyesuaian struktur demi menjaga kekuatan dan keamanan jembatan dalam jangka panjang.

“Semua sudah sesuai prosedur. Perubahan memang harus dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi eksisting yang berubah akibat bencana alam di lokasi proyek,” jelas pihak manajemen kepada NewsBojonegoro.com.

Untuk memastikan keabsahan pernyataan tersebut, NewsBojonegoro.com juga mengkonfirmasi langsung ke Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro. Ir. Edi Dwi Purwanto, ST., MH., selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), menegaskan bahwa perubahan pada proyek tersebut sudah melalui proses yang sesuai aturan.

“Perubahan itu sudah sesuai prosedur. Kondisi di lapangan yang berubah memaksa perencanaan harus disesuaikan agar hasilnya tetap optimal dan aman,” terang Edi.

Dengan penjelasan ini, baik pihak kontraktor maupun Dinas PU sepakat bahwa pelaksanaan proyek tetap berjalan dalam koridor yang sah, dengan mengutamakan keselamatan konstruksi dan kepentingan masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *