newsbojonegoro.com | Bojonegoro – Suasana halaman rumah Adi Wijanarko di Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, Sabtu (28/2/2026) sore, tampak berbeda. Ratusan warga, anak yatim, dan kaum dhuafa memadati lokasi sejak pukul 15.30 WIB. Di tempat itulah, komunitas otomotif Pajero Angling Dharma Chapter Bojonegoro menyalurkan 10.000 paket takjil dan santunan dalam kegiatan bertajuk Ramadhan Kareem Berbagi.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda nasional Pajero Indonesia Brotherhood (PI BRO) Angling Dharma Chapter yang berpusat di Surabaya. Pada tanggal 28 Februari 2026, kegiatan sosial serupa juga dilaksanakan secara serentak oleh chapter PI BRO di seluruh Indonesia.
Di Bojonegoro, agenda ini menjadi program rutin tahunan yang konsisten digelar setiap bulan Ramadan sebagai bentuk kepedulian komunitas terhadap masyarakat sekitar.
Paket takjil dibagikan langsung dari lokasi kegiatan menjelang waktu berbuka puasa. Interaksi hangat antara anggota komunitas dan penerima manfaat menciptakan suasana kebersamaan yang terasa akrab dan penuh kekhidmatan.
Rangkaian acara dipandu Abdul Wachid, yang dikenal sebagai Mbah Dul, penyiar Radio Malowopati FM. Dengan pembawaan komunikatif dan tenang, ia mengarahkan jalannya acara hingga berlangsung tertib.

Suasana religius semakin terasa dengan kehadiran bintang tamu Nurma KDI yang membawakan sejumlah sholawat dan lagu islami, seperti Ya Saiyidi Ya Rosulullah, Habis Gelap Terbitlah Terang, dan Sholli Wasallim ‘Ala. Lantunan suaranya menyatu dengan antusiasme hadirin menjelang azan Magrib.
Memasuki pukul 17.00 WIB, acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustadz Rizky. Tilawah yang dibawakan menghadirkan suasana teduh sebelum seluruh peserta bersama-sama berbuka puasa.
Ketua Paguyuban Pajero Bojonegoro, Nur Salim, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari komitmen sosial komunitas.

“Kami ingin Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga penguatan kepedulian sosial. Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat,” ujar Nur Salim.
Ia menyebutkan, pada Ramadan tahun ini dana sosial yang berhasil dihimpun dan disalurkan di wilayah Kecamatan Kalitidu mencapai kurang lebih Rp20 juta. Sementara pada tahun sebelumnya tercatat sekitar Rp30 juta.
Nur Salim juga menyampaikan apresiasi kepada Adi Wijanarko selaku tuan rumah yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Selain agenda di Kalitidu, komunitas masih memiliki dua kegiatan sosial lanjutan selama Ramadan tahun ini.
Santunan kepada anak yatim dan dhuafa menjadi puncak kegiatan sore itu. Setelah seluruh bantuan tersalurkan, acara ditutup dengan buka puasa bersama dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan yang secara konsisten digelar setiap Ramadan ini, Pajero Angling Dharma Chapter Bojonegoro menegaskan bahwa komunitas otomotif tidak hanya identik dengan hobi kendaraan, tetapi juga memiliki peran sosial yang dijalankan secara berkelanjutan.
Di bulan suci Ramadan, pesan yang kembali ditegaskan sederhana namun kuat: berbagi bukan soal angka, melainkan ketulusan dan komitmen menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.
















