News Bojonegoro – Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) melalui program sosial Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubiina kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Pada Rabu (24/9/2025), tepat di hari ke-5 pelaksanaan, OPSHID membangun tiga unit rumah layak huni di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Tiga rumah tersebut masing-masing milik warga kurang mampu:
1. Rumah Ibu Saki, berlokasi di Dusun Clingur RT 07/RW 02 Desa Pohwates, Kecamatan Kepohbaru.
2. Rumah Ibu Sarni, di Dusun Ngembak RT 23/RW 04 Desa Setren, Kecamatan Ngasem.
3. Rumah Bapak Wiji, di Dusun Brendo RT 08/RW 03 Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mensyukuri Hari Sumpah Pemuda serta memperingati lahirnya lagu kebangsaan Indonesia Raya ke-97. Proses pembangunan dilakukan secara gotong-royong dengan semangat kebersamaan antara Pemuda-Pemuda Shiddiqiyyah dan warga Thoriqoh shiddiqiyyah serta simpatisan dan masyarakat setempat.
Program Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubiina sendiri merupakan salah satu kegiatan sosial OPSHID yang bernaung dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah. Organisasi ini berdiri sebagai wadah untuk pemuda Shiddiqiyyah sejak tahun 2002 dan dikenal aktif menggelar kegiatan sosial-keagamaan dan kebangsaan.
Ketua OPSHID Bojonegoro Moch Muhlisin menyampaikan, pembangunan rumah gratis ini merupakan wujud nyata syukur kepada Allah SWT sekaligus bentuk kepedulian terhadap sesama.
“Program Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubiina ini adalah program dari Mursyid Thoriqoh shiddiqiyyah yaitu Bp Kyai Moch.Muchtar Mu’thi yang dilewatkan pintu Opshid, dan Syukur Alhamdulillah Sang Ketua Umum kami yaitu Bp Moch Subchi Azal Stani yang selalu membimbing kami untuk selalu berpegang pada tugas Pemuda Shiddiqiyyah, yaitu sebagai Pelayan Keimanan, Kemanusiaan dan Kealaman. Semoga keberadaan rumah-rumah ini bisa menjadi berkah, membawa kebahagiaan, dan meringankan beban keluarga penerima,” ujarnya.
Sementara itu salah satu Pengurus DPD Opshid Bojonegoro, M Asep Awaludin, kepada newsbojonegoro.com menyampiakan, pembangunan Rumah Syukur tersebut adalah bentuk nyata dari Gotong royong pemuda Shiddiqiyyah dan Warga Thoriqoh shiddiqiyyah.
“dengan semangat gotong royong kita akan mampu menyelesaikan persoalan yang dihadapi saudara-saudara kita yang dalam hal ini adalah masalah “papan” (tempat tinggal/Red).” Pungkas Asep.
Dengan terlaksananya pembangunan tiga rumah syukur tersebut, OPSHID berharap program serupa dapat juga diikuti oleh organisasi-organisasi yang lain, sehingga lebih banyak keluarga kurang mampu yang dapat merasakan manfaatnya.
















Wah luar biasa nih, baru tau ni ada organisasi OPSHID,
Luarbiasa kalau di zaman sekarang masih ada pemuda yang punya program cemerlang seperti ini.
Semoga Organisasi OPSHID Jaya dan Lestari.