Newsbojonegoro.com | Bojonegoro — Program Bike to Work (B2W) yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai mendapat respons positif dari berbagai elemen, termasuk kalangan dunia usaha. Salah satunya ditunjukkan oleh Koperasi Kareb yang langsung mengimplementasikan kebijakan tersebut secara lebih progresif dengan menerapkan bersepeda ke kantor setiap hari.
Kebijakan B2W sendiri merupakan bagian dari langkah efisiensi anggaran sekaligus mendorong gaya hidup aktif dan sehat di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Program ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Bojonegoro Nomor 065/132/412.032/2026 tentang pelaksanaan efisiensi anggaran dan gaya hidup aktif positif, yang mengatur ASN menggunakan sepeda saat berangkat kerja setiap hari Senin.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Koperasi Kareb, Widarko, SH, menyampaikan apresiasi atas kebijakan yang dinilai membawa dampak positif secara luas.
“Kami menyambut baik kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemkab Bojonegoro. Program ini tidak hanya mencerminkan efisiensi energi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam membangun budaya hidup sehat dan produktif,” ujarnya.
Widarko menegaskan, Koperasi Kareb tidak sekadar mengikuti kebijakan tersebut secara normatif, namun mengembangkannya menjadi gerakan internal yang lebih konsisten.
“Jika di lingkungan pemerintah daerah diberlakukan setiap hari Senin, kami di Koperasi Kareb justru menerapkannya setiap hari, khususnya bagi jajaran manajemen, serta disesuaikan di sektor produksi,” jelasnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut telah memberikan dampak nyata terhadap efisiensi operasional perusahaan, terutama dalam pengurangan penggunaan kendaraan berbahan bakar.
“Melalui langkah ini, kami berhasil mengurangi operasional hingga 12 unit kendaraan yang saat ini tidak lagi digunakan. Ini tentu berdampak pada penghematan biaya sekaligus mendukung pengurangan konsumsi bahan bakar minyak,” ungkapnya.
Sejak mulai diterapkan, seluruh jajaran manajemen Koperasi Kareb telah membiasakan diri berangkat ke kantor menggunakan sepeda pancal. Implementasi ini bahkan telah berjalan sejak Selasa pagi dan dilakukan secara berkelanjutan.
“Selama kebijakan ini masih relevan, kami berkomitmen untuk terus menjalankannya secara konsisten sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah,” tegasnya.
Langkah Koperasi Kareb ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha lainnya di Bojonegoro dalam mendukung efisiensi energi, menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.




















