Ketua Mitra Produksi Sigaret Indonesia Apresiasi Komitmen Menkeu Lindungi Industri Rokok Nasional

Berita Utama, Tokoh499 Dilihat
banner 400x130

NewsBojonegoro.com – Ketua Paguyuban Mitra Produksi Sigaret Seluruh Indonesia (MPSI), Dr. H. Sriyadi Purnomo, mengapresiasi langkah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi industri rokok dalam negeri dari ancaman peredaran rokok ilegal.

Sriyadi menilai pernyataan Menkeu itu menjadi sinyal positif bagi jutaan pekerja, petani tembakau, hingga UMKM yang terlibat dalam rantai produksi rokok kretek tangan (SKT).

“Kami menyambut baik perhatian Bapak Menteri Keuangan. Cukai memang instrumen penting bagi fiskal dan kesehatan, namun harus dijalankan dengan proporsional agar tidak mematikan industri padat karya seperti kretek tangan. Apalagi, peredaran rokok ilegal jelas merugikan negara dan mengancam keberlangsungan industri lokal,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025)

Ia menambahkan, MPSI mendorong agar pemerintah memperkuat pengawasan di lapangan sekaligus membuka ruang dialog dengan para pemangku kepentingan.

“Perlindungan terhadap industri rokok dalam negeri adalah bentuk keberpihakan pada jutaan keluarga petani, buruh, dan UMKM yang terlibat dalam rantai produksi. Kami siap bersinergi dengan pemerintah untuk memastikan kebijakan berjalan adil dan tepat sasaran,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan menyinggung soal besarnya tarif cukai rokok yang kini rata-rata berada di angka 57 persen. Ia mengaku sempat mempertanyakan kebijakan itu, namun kemudian memahami bahwa pemerintah memang menetapkan tarif tinggi dengan tujuan membatasi konsumsi rokok di masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Menkeu dalam media briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (19/9/2025).

Selain itu, ia mengingatkan soal makin maraknya peredaran rokok ilegal yang berasal dari Tiongkok. Menurut Purbaya, keberadaan rokok tanpa izin itu merugikan sekaligus mengancam kelangsungan industri rokok nasional. Ia pun menegaskan komitmennya untuk mengambil langkah tegas dalam memberantas peredaran rokok palsu di tanah air.

Menteri Keuangan juga menyampaikan rencananya untuk segera datang ke Jawa Timur. Kunjungan tersebut dimaksudkan guna meninjau secara langsung perkembangan industri rokok yang selama ini menjadi salah satu sumber penting penerimaan negara.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *