Newsbojonegoro.com | Bojonegoro – Setelah viral di media sosial kisah seorang lansia dan anaknya yang disebut tinggal di kandang kambing di Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru, Camat Kepohbaru, Triguno Sudjono Prio, S.STP., MM. bergerak cepat menelusuri kebenaran kabar tersebut.
Unggahan akun media sosial @bimarahmat1 memperlihatkan kondisi Mbah Kamisih (73) dan anaknya Mbak Wiji (42) yang mengalami gangguan jiwa, tinggal di bangunan reyot berdinding bambu dan beratap genting tua. Kisah ini sempat menuai keprihatinan warganet karena dianggap mencerminkan masih adanya potret kemiskinan ekstrem di tengah besarnya APBD Bojonegoro yang mencapai triliunan rupiah.
Namun, Triguno memastikan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti kabar tersebut dengan menghubungi pemerintah desa setempat untuk melakukan pengecekan lapangan.
“Begitu mendengar kabar itu, saya langsung menghubungi Kepala Desa Cengkir untuk memastikan kondisi sebenarnya. Menurut informasi dari Kepala Desa, ibu tersebut kini sudah tidak tinggal di kandang kambing, melainkan bersama anaknya di luar Desa Cengkir. Sedangkan anaknya yang mengalami gangguan jiwa sudah menempati tempat tinggal yang lebih layak dan mendapat pengawasan dari pemerintah desa,” terang Triguno.
Ia menegaskan, Pemdes Cengkir bersama perangkat wilayah akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi keluarga tersebut agar mendapatkan penanganan sosial yang lebih tepat.
“Kami berkomitmen untuk memastikan warga kami hidup dalam lingkungan yang layak dan aman. Jika ada laporan seperti ini, kami akan segera turun tangan,” tambahnya.















