Seorang Pemuda Diduga Ceburkan Diri ke Sungai Tinggalkan Motor dan Ponsel Berisi Pesan Perpisahan

Peristiwa379 Dilihat
banner 400x130

News Bojonegoro – Seorang pemuda berusia 19 tahun asal Desa Ngaglik, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri ke sungai. Kejadian memilukan ini terjadi pada Minggu sore, 20 Juli 2025, di wilayah Dusun Bandar, Desa Batokan, Kecamatan Kasiman.

Informasi awal menyebutkan bahwa korban besinisial AWS warga Dusun Caper, RT 4 RW 1, Desa Ngaglik. Ia terakhir terlihat pada pukul 09.00 WIB berada di sekitar jembatan, dan sejak pukul 15.00 WIB sudah tidak tampak. Namun, sepeda motor miliknya masih berada di lokasi dengan ponsel yang tertinggal di dashboard motor.

Menurut kesaksian warga setempat, Murtini, sejak pagi korban sudah berada di jembatan hingga siang hari, namun kemudian menghilang. Sekitar pukul 15.30 WIB, korban diduga menceburkan diri ke sungai.

Pihak BPBD Bojonegoro yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan assesment dan berkoordinasi dengan aparat Desa Ngaglik. Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, Satpol-PP Kecamatan Kasiman, serta perangkat desa dan masyarakat setempat turut melakukan pencarian.

Hingga saat ini, korban masih dalam pencarian dan belum ditemukan. Korban diketahui mengenakan kaos hitam dan celana panjang jenis levis hitam dengan rambut lurus berwarna hitam.

Dugaan kuat bahwa korban melakukan bunuh diri diperkuat oleh adanya pesan perpisahan yang ditinggalkan di dalam ponsel korban. Isi pesan tersebut menyiratkan permintaan maaf yang mendalam kepada orang tua dan kakaknya, serta titipan agar adik dan orang tuanya dijaga.

Berikut kutipan isi pesan tersebut:

“Kanggo wong tuwo ku aku jalok sepuro tenan nek selama iki aku wis ngrepoti sampean… Aku wis gak kuat… Aku jalok tulung kabarno Risa nk aku wis gak enek…”

Dalam pesannya, korban juga meninggalkan nomor kontak dan pesan kepada siapa pun yang menemukan motornya agar dikembalikan ke rumahnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Pihak keluarga dan warga berharap korban dapat segera ditemukan dalam kondisi apa pun.

 

Informasi dalam tulisan ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *