PLN Bojonegoro Gerak Cepat Pulihkan Listrik Usai Puting Beliung Terjang Kerek Margomulyo

Cuaca ekstrem sebabkan tiang listrik roboh, ribuan pelanggan terdampak hingga proses pemulihan berlangsung hingga malam hari

banner 400x130

Newsbojonegoro.com | Bojonegoro – PT PLN (Persero) UP3 Bojonegoro bergerak cepat melakukan pemulihan kelistrikan usai gangguan akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kerek Margomulyo, Senin (30/3/26) sore. Hujan deras disertai angin kencang hingga puting beliung menyebabkan sejumlah infrastruktur listrik mengalami kerusakan.

Gangguan terjadi sekitar pukul 16.16 WIB, ditandai dengan penyulang Watu Jago pada PMCB Prandon yang mengalami reclose gagal. Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan sejumlah tiang listrik patah pada jaringan double circuit Watu Jago dan Ngraho di zona 1 Kerek Margomulyo.

Akibat kejadian tersebut, sedikitnya lima titik tiang Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) roboh dan patah, sehingga mengganggu pasokan listrik di sebagian wilayah kerja UP3 Bojonegoro, khususnya di bawah ULP Padangan.

Adapun rincian pelanggan terdampak meliputi:
Penyulang Watu Jago: 30 Gardu Tiang Trafo (GTT) dengan total 3.750 pelanggan (GI Ngawi – LBS Blimbing Gede)
Penyulang Ngraho: 12 Gardu Tiang Trafo (GTT) dengan total 1.478 pelanggan (GI Ngawi – LBS Geneng)

Tak kenal lelah petugas PLN up3 Bojonegoro

Menanggapi kondisi tersebut, PLN UP3 Bojonegoro langsung melakukan langkah penanganan secara terstruktur. Upaya pemulihan dilakukan melalui manuver beban untuk mempercepat penyalaan, pengecekan dan pengamanan aset terdampak, pendirian ulang tiang listrik, pemasangan kabel SUTM, hingga penormalan sistem secara bertahap.

Manager PLN UP3 Bojonegoro, Danang Setiawan, menegaskan bahwa seluruh personel siaga langsung diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat pemulihan dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja.

“Kami berupaya maksimal memulihkan pasokan listrik bagi pelanggan terdampak. Meski kondisi cuaca menjadi tantangan, tim di lapangan terus bekerja agar listrik segera kembali normal,” ujarnya.

Sementara itu, Manager ULP Padangan, Burhan Listyawan, memastikan proses pemulihan berjalan bertahap hingga seluruh jaringan kembali normal.

“Penyulang Ngraho dan Watu Jago telah menyala total pada pukul 22.50 WIB,” jelasnya.

PLN juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut membantu proses pemulihan, serta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan pasca cuaca ekstrem.

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau kanal layanan resmi PLN.
Dengan penanganan intensif, seluruh pelanggan terdampak kini telah kembali menikmati layanan listrik secara normal.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *