Newsbojonegoro.com | Bojonegoro – Operasi pencarian terhadap seorang warga Kecamatan Malo yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo terus dilakukan. Memasuki hari kedua atau H+2, tim SAR gabungan menggelar apel operasi sekaligus melanjutkan pencarian di aliran sungai, Kamis (12/3/2026).
Apel Operasi SAR H+2 tersebut dilaksanakan di wilayah Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Setelah apel, tim gabungan langsung bergerak melakukan pencarian dengan metode susur Sungai Bengawan Solo menggunakan perahu karet bermotor.
Dalam operasi tersebut, tim SAR menerjunkan empat unit LCR (Landing Craft Rubber) untuk menyisir aliran sungai yang diduga menjadi lokasi korban tenggelam.
Korban diketahui bernama Djuwandi (42), seorang laki-laki warga Dusun Dukohlor, Desa Dukohlor RT 13 RW 05, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban memiliki ciri-ciri wajah oval dengan warna kulit sawo matang. Saat terakhir terlihat, korban mengenakan kaos panjang warna biru dan celana pendek warna navy.
Operasi pencarian ini melibatkan unsur gabungan dari berbagai instansi pemerintah, aparat keamanan, hingga relawan kebencanaan. Di antaranya BPBD, Damkarmat, Basarnas, TNI, Brimob, Polres, MDMC, Destana Banjarsari, SAR MTA, Satpol PP, Cepu Adventure, EBR, ORARI, serta Agen BPBD Jawa Timur.
Dalam operasi hari kedua ini, total 46 personel diterjunkan untuk melakukan pencarian. Mereka terbagi dalam beberapa tim yang melakukan penyisiran melalui jalur sungai maupun pemantauan dari darat.
Dengan dukungan peralatan dan personel gabungan tersebut, tim SAR berharap korban dapat segera ditemukan. Hingga saat ini proses pencarian masih terus berlangsung dengan memperluas area penyisiran di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo.















