Unggahan TikTok Soroti DP2M, MAN 1 Bojonegoro Buka Suara: Tegaskan Dana Dikelola Komite

Pendidikan3618 Dilihat
banner 400x130

NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Polemik Dana peningkatan dan pengembangan mutu madrasah (DP2M) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bojonegoro menjadi perhatian publik setelah sebuah unggahan video di media sosial TikTok menyoroti mekanisme partisipasi wali murid. Menanggapi narasi yang berkembang tersebut, pihak MAN 1 Bojonegoro memberikan klarifikasi sekaligus menjelaskan mekanisme pengelolaan dana dan capaian pendidikan madrasah.

Menanggapi narasi yang berkembang tersebut, Kepala MAN 1 Bojonegoro, Eko Supriyanto, M.Pd., melalui Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas), Sudjarwo, bersama Kepala Tata Usaha (KTU), Ali Banin, menyampaikan klarifikasi pada Senin (2/11/2026).

Pihak madrasah membantah narasi yang menyebut adanya tindakan penodongan maupun pemaksaan dana kepada orang tua siswa. Menurut Sudjarwo, partisipasi melalui DP2M dimaksudkan untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan, pengembangan program unggulan, serta kegiatan siswa yang belum sepenuhnya dapat dibiayai melalui Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sudjarwo menjelaskan, MAN 1 Bojonegoro memiliki aktivitas pendidikan yang cukup padat. Selain kegiatan pembelajaran reguler, madrasah juga menghadapi berbagai agenda, termasuk undangan kegiatan kepemudaan, kompetisi, hingga pengembangan prestasi siswa.

Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan dukungan pembiayaan tambahan untuk menunjang kegiatan dan inovasi pendidikan.

“Untuk menghadirkan inovasi, pelayanan lebih, serta program-program unggulan sekolah, diperlukan dukungan sarana dari komite,” jelas Sudjarwo.

DP2M Dikelola Melalui Rekening Komite

Terkait mekanisme pengelolaan dana, Sudjarwo menegaskan bahwa uang yang dihimpun melalui DP2M tidak dikelola langsung oleh pihak madrasah, melainkan masuk ke rekening resmi komite dan sepenuhnya dikelola pengurus komite.

Pihak madrasah, lanjutnya, akan mengajukan permohonan bantuan kepada komite apabila terdapat program kegiatan siswa maupun kebutuhan operasional yang belum dapat dibiayai menggunakan dana BOS.

“Pihak sekolah baru akan mengajukan permohonan bantuan dana kepada komite bilamana ada program atau kekurangan dana operasional kegiatan siswa yang tidak ter-cover oleh dana BOS,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pembahasan mengenai kebutuhan anggaran dilakukan secara terbuka. Setiap penerimaan siswa baru, wali murid dikumpulkan bersama pengurus komite untuk membicarakan kebutuhan pembiayaan dan partisipasi yang diperlukan.

Dengan mekanisme tersebut, pihak madrasah menyatakan bahwa kebijakan DP2M tidak ditetapkan secara sepihak.

Wali Murid Bisa Mengajukan Keringanan

Mengenai sistem pembayaran partisipasi setiap bulan, Sudjarwo menyampaikan bahwa berdasarkan penjelasan pengurus komite, ketentuan pembayaran tersebut bersifat mengikat, tetapi tetap memberikan ruang dispensasi bagi wali murid yang mengalami kesulitan ekonomi.

Wali murid yang merasa keberatan atau tidak mampu memenuhi besaran partisipasi dapat mengajukan permohonan keringanan dengan melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

Berdasarkan keterangan pihak madrasah, jumlah siswa MAN 1 Bojonegoro saat ini mencapai sekitar 1.100 orang.

Dari jumlah tersebut, Sudjarwo menyebut belum ada wali murid yang mengajukan pembebasan pembayaran secara keseluruhan atau gratis. Sejauh ini, permohonan yang disampaikan wali murid berupa keringanan biaya sesuai kemampuan ekonomi masing-masing.

“Hingga saat ini, dari total sekitar 1.100 siswa, belum ada wali murid yang meminta pembebasan biaya secara total (gratis), melainkan hanya mengajukan permohonan keringanan biaya sesuai dengan batas kemampuan finansial masing-masing,” tuturnya.

Segudang Prestasi, Siswa MAN 1 Bojonegoro Tembus Kompetisi Nasional

Di tengah polemik yang berkembang, MAN 1 Bojonegoro juga memiliki sejumlah catatan prestasi akademik dan nonakademik. Capaian tersebut menjadi bagian dari rekam jejak madrasah dalam mengembangkan potensi peserta didik.

Pada 2026, sebanyak 184 siswa MAN 1 Bojonegoro berhasil diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur seleksi tanpa tes. Rinciannya, 44 siswa diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), sedangkan 140 siswa lainnya lolos melalui Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN).

Tidak hanya itu, madrasah tersebut juga berhasil meloloskan delapan tim dalam ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Nasional 2026. Capaian ini menunjukkan pengembangan bidang riset dan penelitian menjadi salah satu perhatian dalam pembinaan siswa.

Prestasi akademik lainnya ditorehkan tiga siswi MAN 1 Bojonegoro yang berhasil melaju ke Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat nasional 2026 setelah meraih hasil membanggakan di tingkat provinsi.

Ketiganya yakni Khalimatus Sa’diyah pada bidang Geografi, Faeyza Nurin Najwa pada bidang Ekonomi, serta Naya Kumalasari pada bidang Matematika. Ketiga siswi tersebut sebelumnya meraih juara pada OMI tingkat Provinsi Jawa Timur dan memperoleh kesempatan mengikuti kompetisi tingkat nasional.

Sementara itu, pada bidang sains, Re Tegar Samudera mencatatkan prestasi dengan meraih medali emas Olimpiade Biologi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh HIMAKI Universitas Airlangga, Universitas Jenderal Soedirman, dan Lembaga Prestasi Nusantara.

Prestasi akademik juga diraih Widya Aristanti. Siswa tersebut berhasil mengoleksi medali perak Biologi dan medali emas Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) pada ajang Pusat Olimpiade Sains Indonesia. Ia juga meraih sejumlah medali dalam Kejuaraan Sains Hari Kebangkitan Nasional, di antaranya perak PPKN dan Geografi, perunggu Biologi, serta emas Sosiologi.

Pada Januari 2024, Re Tegar Samudera juga tercatat meraih medali emas Kejuaraan Sains Nusantara Hari Sumpah Pemuda, medali perak Olimpiade Sains Pra OSK 2023, medali perak Soedirman Science Olympiad, dan medali perak Diponegoro Short Olympiad II.

Di bidang nonakademik, MAN 1 Bojonegoro juga menorehkan prestasi dalam Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) tingkat SMA/sederajat se-Jawa-Bali yang digelar Kodim 0813 Bojonegoro pada November 2024.

Dalam kompetisi tersebut, tim MAN 1 Bojonegoro berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus, yakni Juara 3 LKBB tingkat SMA/sederajat se-Jawa-Bali, Best Danton yang diraih Sifa Nur Khodijah, serta Best Suporter 1 yang diraih KOPBARMAS.

Deretan capaian tersebut memperlihatkan bahwa pembinaan siswa MAN 1 Bojonegoro tidak hanya berorientasi pada kegiatan pembelajaran di kelas, tetapi juga mencakup pengembangan kemampuan akademik, penelitian, olahraga, kedisiplinan, dan kreativitas.

Prestasi dan Transparansi Harus Berjalan Beriringan

Berbagai prestasi yang ditorehkan siswa menjadi catatan positif bagi dunia pendidikan di Bojonegoro. Namun, capaian tersebut tetap perlu ditempatkan secara proporsional di tengah polemik DP2M yang sedang menjadi perhatian masyarakat.

Prestasi pendidikan dan transparansi pengelolaan pembiayaan merupakan dua hal berbeda yang sama-sama penting. Keberhasilan siswa dalam kompetisi maupun penerimaan perguruan tinggi tidak serta-merta menjawab pertanyaan masyarakat mengenai mekanisme penetapan, penghimpunan, dan penggunaan dana partisipasi wali murid.

Karena itu, penjelasan mengenai besaran DP2M, rincian peruntukan, laporan pertanggungjawaban komite, serta mekanisme dispensasi bagi keluarga kurang mampu masih menjadi hal penting untuk diperjelas.

Terlebih, sebagai lembaga pendidikan negeri di bawah Kementerian Agama, MAN 1 Bojonegoro perlu memastikan setiap kebijakan pembiayaan berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan beban yang memberatkan wali murid.

Klarifikasi pihak madrasah menjadi bagian penting untuk memberikan perspektif berimbang atas narasi yang berkembang di media sosial. Pada saat yang sama, masyarakat juga berhak memperoleh informasi yang transparan agar persoalan ini tidak berhenti pada saling klaim maupun perdebatan di ruang digital.

NewsBojonegoro.com akan terus membuka ruang konfirmasi kepada pihak madrasah, pengurus komite, wali murid, maupun Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro guna memastikan persoalan DP2M mendapatkan penjelasan secara utuh dan berimbang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *