Mahasiswa KKN UPN Veteran Jatim Kenalkan Eco Print dan Eco Painting kepada Siswa SDN Campurejo 1

Pendidikan1223 Dilihat
banner 400x130

NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 22 Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur menggelar pelatihan eco print dan eco painting bagi siswa SD Negeri Campurejo 1, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 29–31 Juli 2026, tersebut menjadi bagian dari program mahasiswa KKN yang mengusung semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendorong pemanfaatan bahan-bahan dari lingkungan sekitar menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna dan nilai jual.

Pelatihan sekaligus menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal pemanfaatan daun dan bunga secara lebih kreatif. Tidak hanya menghasilkan karya seni, kegiatan tersebut juga mengajarkan kepada siswa bahwa bahan yang tersedia di alam dapat dimanfaatkan tanpa harus selalu berakhir menjadi limbah.

Salah satu materi yang dikenalkan adalah eco print, yakni teknik menghasilkan motif alami pada media kain atau kanvas dengan memanfaatkan daun dan bunga segar yang mengandung getah.

Baca Juga:Rapat Paripurna, DPRD dan Pemkab Bojonegoro Sepakati Dua Raperda Strategis, Pariwisata hingga Kabupaten Layak Anak

Sebelum digunakan, media kanvas terlebih dahulu melalui proses perendaman menggunakan larutan tawas. Dalam praktik yang diberikan mahasiswa, larutan tersebut dibuat dengan takaran sekitar 15 gram bubuk tawas untuk satu liter air. Kanvas direndam semalaman, kemudian dikeringkan sebelum digunakan dalam proses eco print.

Daun maupun bunga kemudian ditata di atas media dan dipukul secara perlahan hingga pigmen alami dari tanaman berpindah ke permukaan media dan membentuk corak alami.

Sementara itu, melalui teknik eco painting, siswa diajak menghasilkan motif dengan cara memberi cat pada permukaan daun atau bunga, kemudian menempelkannya pada media kanvas sehingga menghasilkan bentuk dan pola sesuai karakter tanaman yang digunakan.

Mahasiswa juga memberikan tiga warna dasar kepada para siswa. Dari warna-warna tersebut, siswa diajak bereksperimen dengan mencampurkannya untuk menghasilkan warna baru.

“Tujuan kegiatan ini sebagai upaya pemanfaatan daun dan bunga menjadi produk yang memiliki nilai jual. Kami juga ingin mengajak teman-teman untuk bisa memanfaatkan alam dengan baik sekaligus mendukung program kokurikuler lembaga,” ujar salah satu mahasiswa KKN Kelompok 22 UPN Veteran Jawa Timur.

Pelatihan tersebut dilaksanakan secara bertahap sesuai jenjang kelas. Pada Rabu, 29 Juli 2026, kegiatan diikuti 36 siswa kelas 5 dengan fokus pada praktik eco print sekaligus menjadi bagian dari pembukaan rangkaian kegiatan di SDN Campurejo 1.

Kemudian pada Kamis, 30 Juli 2026, sebanyak 38 siswa kelas 6 mengikuti kegiatan eco print. Sementara pada hari terakhir, Jumat, 31 Juli 2026, pelatihan ditutup dengan kegiatan eco painting yang diikuti siswa kelas 4.

Mahasiswa KKN Kelompok 22 menyampaikan apresiasi kepada Kepala SDN Campurejo 1, Rina Susilowati, S.Pd., beserta jajaran guru yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Rina Susilowati selaku Kepala SDN Campurejo 1 atas penerimaannya yang luar biasa terhadap kami. Tak lupa kepada seluruh guru pengampu kelas karena telah bersedia membersamai kami dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SDN Campurejo 1 Rina Susilowati, S.Pd. mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN UPN Veteran Jawa Timur tersebut.

Menurut Rina, kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan pengalaman baru bagi siswa, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang berdampak langsung terhadap proses pembelajaran dan kreativitas peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur karena lembaga kami dijadikan tempat untuk kegiatan yang berdampak langsung kepada murid-murid SDN Campurejo 1,” kata Rina.

Baca Juga: Warga Kecamatan Balen Adukan Dugaan Hilangnya Mesin Diesel Bantuan Jepang ke Kejari Bojonegoro 

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi nilai tambah bagi sekolah, terlebih SDN Campurejo 1 tengah mempersiapkan diri untuk maju sebagai Calon Sekolah Adiwiyata (CSA) Tahun 2026 pada September mendatang.

Rina berharap kegiatan yang diberikan mahasiswa dapat memberikan manfaat bagi siswa kelas 4, 5, dan 6 sekaligus memperkuat program kokurikuler sekolah.

“Semoga apa yang sedikit bisa kami berikan dapat bermanfaat bagi teman-teman kelas 4, 5, dan 6 di SDN Campurejo 1 serta mendukung program kokurikuler lembaga dengan baik,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *