Kapolres Bojonegoro Sambangi Padepokan SH Terate, Ajak Jaga Kerukunan dan ‘Jogo Bojonegoro’

TNI/Polri, Tokoh914 Dilihat
banner 400x130

NewsBojonegoro.com | BojonegoroKapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, S.I.K., M.H., mengajak keluarga besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bojonegoro Pusat Madiun untuk bersama-sama menjaga kerukunan antarperguruan pencak silat.

Pesan tersebut disampaikan AKBP Yenni saat bersilaturahmi ke Padepokan PSHT Cabang Bojonegoro Pusat Madiun di Jalan Kolonel Sugiono, Kecamatan Kota Bojonegoro, Senin (3/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah awal Kapolres Bojonegoro yang baru dalam membangun komunikasi dan memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

AKBP Yenni dalam kunjungan tersebut didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro. Kedatangannya disambut Ketua PSHT Cabang Bojonegoro Pusat Madiun, Wahyu Subakdiono, bersama jajaran pengurus.

Selain menjadi momentum perkenalan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga: Kapolres Baru Bojonegoro AKBP Yenni Diarty Temui Bupati, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

AKBP Yenni menilai, perguruan pencak silat memiliki peran penting dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Karena itu, ia mengajak keluarga besar PSHT untuk terus menjaga nilai persaudaraan serta mengedepankan kerukunan dengan seluruh perguruan pencak silat yang ada di Bojonegoro.

“Intinya mari bersama-sama menjaga Harkamtibmas atau Jogo Bojonegoro. Saling mengingatkan anggotanya hingga tingkat ranting untuk menjaga kerukunan antarperguruan silat yang lain di Bojonegoro,” ujar AKBP Yenni.

Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Peran aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi dan perguruan pencak silat, sangat dibutuhkan untuk mencegah munculnya potensi gangguan kamtibmas.

AKBP Yenni juga menyampaikan bahwa Polres Bojonegoro telah memiliki wadah Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP). Forum tersebut menjadi ruang komunikasi antarpengurus perguruan pencak silat sekaligus sarana untuk mencari solusi secara bersama-sama apabila muncul persoalan di lapangan.

Dengan komunikasi yang dibangun secara intensif, berbagai potensi gesekan diharapkan dapat dicegah sejak dini dan diselesaikan melalui musyawarah.

“Kami berharap sinergi yang sudah terjalin ini terus diperkuat. Dukungan dari seluruh perguruan pencak silat sangat penting untuk bersama-sama menjaga Bojonegoro tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Bojonegoro Pusat Madiun, Kangmas Wahyu Subakdiono, menyambut baik kunjungan Kapolres Bojonegoro tersebut.

Ia menegaskan komitmen keluarga besar SH Terate untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

“Keluarga besar SH Terate Cabang Bojonegoro siap menjaga Harkamtibmas di wilayah Bojonegoro agar tetap aman, damai, dan kondusif,” tegas Kangmas Wahyu.

Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi momentum awal penguatan komunikasi antara Polres Bojonegoro dan PSHT. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat persaudaraan, menjaga kerukunan antarperguruan pencak silat, serta mewujudkan semangat “Jogo Bojonegoro” bersama-sama.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *