Kirab Budaya Masyarakat Samin Margomulyo Arak Bendera Merah Putih Raksasa Sepanjang 80 Meter

Desa & Budaya, Tokoh366 Dilihat
banner 400x130

News Bojonegoro– Masyarakat adat Samin di Dusun Jepang, Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, menggelar kirab budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (24/8/2025).

Kegiatan tersebut diawali dengan upacara kemerdekaan di pelataran Taman Patung Samin Surosentiko, tokoh legendaris Bojonegoro yang dikenal sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme. Dalam kesempatan itu, Bambang Sutrisno, generasi kelima penerus ajaran Samin Surosentiko, menyerahkan bendera Merah Putih sepanjang 80 meter kepada panitia untuk kemudian dikirab bersama masyarakat.

Ratusan peserta hadir dalam upacara, terdiri dari Forkopimca Margomulyo, pelajar SD hingga SMK, guru PGRI, KPH Perhutani Ngawi, penerima PKH, tokoh masyarakat, karang taruna, serta warga Samin. Setelah upacara, bendera raksasa tersebut diarak dengan penuh semangat oleh masyarakat bersama anggota perguruan silat yang tergabung dalam Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) sejauh 3,5 kilometer, dari Monumen Patung Samin Surosentiko menuju Lapangan Kampung Samin Jepang.

Bambang Sutrisno menjelaskan bahwa bendera sepanjang 80 meter itu dibuat secara manual bersama keluarganya, sebagai wujud penghormatan terhadap para pahlawan bangsa. Menurutnya, inisiatif ini sekaligus dipersembahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah memberikan dukungan terhadap pelestarian ajaran Samin, termasuk melalui kebijakan penggunaan seragam batik Obor Sewu bagi ASN.

“Sesuai usia kemerdekaan yang ke-80, kami membuat bendera sepanjang 80 meter. Ini bukti kecintaan kami kepada tanah air sekaligus cara masyarakat Samin berkontribusi dalam merayakan kemerdekaan,” ungkapnya.

Kepala Desa Margomulyo, Nuryanto, menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai penting dalam menanamkan semangat perjuangan kepada generasi muda. “Kirab bendera Merah Putih ini menjadi momentum agar anak-anak bangsa menghormati jasa para pahlawan. Dengan semangat persatuan dan kebersamaan, kita jaga Indonesia tetap kuat dan bersatu,” ujarnya.

Sementara itu, Bagus, pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Margomulyo yang turut serta dalam kirab menambahkan, kegiatan ini juga mempererat kerukunan antar perguruan pencak silat.

 “Selain mengenang jasa pejuang kemerdekaan, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antar organisasi pencak silat di Bojonegoro,” terangnya

Kirab budaya ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Samin tetap konsisten menjaga nilai-nilai luhur bangsa, sekaligus menghadirkan nuansa khas dalam perayaan kemerdekaan Republik Indonesia di Bojonegoro.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *