Tokoh Lintas Agama dan Pemkab Bojonegoro Serukan Persatuan, Doakan Indonesia Tetap Damai

banner 400x130

Newsbojonegoro.com | Bojonegoro – Menyikapi dinamika politik dan tuntutan rakyat di berbagai daerah, tokoh lintas agama bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyuarakan seruan moral untuk menjaga persatuan, kedamaian, dan keamanan bangsa. Pertemuan yang digelar di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bojonegoro, Senin (1/9/2025), ini turut dihadiri Bupati Bojonegoro, Wakil Bupati, serta jajaran Forkopimda.

Ketua Umum MUI Bojonegoro, KH. Alamul Huda Masyhur, menegaskan bahwa kehadiran para pemuka agama merupakan bukti nyata kepedulian terhadap situasi bangsa.
“Semua pimpinan agama kami hadirkan, untuk menunjukkan kepedulian bersama terhadap kondisi bangsa saat ini. Damai adalah kebutuhan dasar manusia, dan Kamtibmas harus terus diciptakan demi ketenteraman masyarakat,” ujar Gus Huda.

Ia menambahkan, meski aksi anarkis terjadi di beberapa wilayah, Bojonegoro harus tetap dijaga dari potensi kerusuhan. “Bentuk kerusakan yang dilatarbelakangi aspirasi dengan cara anarkis tidak bisa dibenarkan. Kami mohon aparat bertindak tegas jika ada potensi itu muncul,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Bojonegoro mengapresiasi soliditas lintas agama dan ormas dalam menjaga kedamaian daerah.
“Kita bersyukur, semua punya tujuan yang sama, menjadikan Bojonegoro damai, adem, sekaligus membangun Bojonegoro lebih baik,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan pelayanan publik, hidup sederhana, serta mengutamakan langkah pencegahan agar Bojonegoro tetap kondusif. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Kodim dan Polres Bojonegoro yang terus menjaga keamanan wilayah.

Dalam forum tersebut, tokoh agama dan ormas Bojonegoro menandatangani seruan moral bersama berisi enam poin penting, di antaranya: menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban dalam peristiwa akhir-akhir ini, mengajak masyarakat menjaga perdamaian, menolak provokasi, serta mendukung langkah Presiden RI Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas nasional yang aman, adil, dan sejahtera.

Seruan ini ditandatangani oleh Ketua PCNU Bojonegoro Dr. H. Kholid Ubed, Ketua PD Muhammadiyah Bojonegoro Drs. H. Suwito, M.Si., Ketua BAMAG Bojonegoro Pendeta Iwan Sukmono, Kepala Paroki Santo Paulus Romo Sapa Widada CM, perwakilan TITD Hok Swie Bio Santoso, tokoh Hindu Bojonegoro I Ketut Sulasta, serta Ketua DMI Bojonegoro Drs. H. Hanafi, MM.

“Seruan moral ini kami sampaikan sebagai pedoman bersama dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan keamanan masyarakat,” demikian pernyataan bersama tersebut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *