News Bojonegoro – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Masjid Darussalam yang terletak di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (17/7/2025). Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Khofifah, yang disambut antusias oleh warga dan tokoh masyarakat setempat.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, di antaranya Direktur Utama Koperasi Kareb, Sriyadi Purnomo; Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sri Wahyuni; perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur; Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah; serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro, KH Tamam Saifudin. Acara juga dihadiri para tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, dan ratusan ibu-ibu Fatayat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Koperasi Kareb yang juga merupakan inisiator pembangunan masjid, Sriyadi Purnomo, menyampaikan sejumlah program pemberdayaan yang terintegrasi dengan keberadaan Masjid Darussalam.
“Di sekitar masjid ini, kami memelihara 3.000 ekor kelinci. Kotoran dan urinnya kami manfaatkan untuk membuat pupuk organik yang kami beri nama DSM, singkatan dari Darussalam Subur Makmur, guna membantu kebutuhan pupuk petani sekitar,” ungkap Sriyadi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa di belakang masjid masih terdapat lahan seluas dua hektare yang kini ditanami sekitar 5.000 pohon pisang. Hasil penjualannya akan didedikasikan untuk operasional dan pemeliharaan masjid.
“Batang pisangnya (debog) juga kami manfaatkan untuk pakan jangkrik. Setiap hari, kebutuhan pakan kami mencapai 4 hingga 5 batang pohon,” imbuhnya.
Masjid Darussalam juga memiliki unit perikanan yang berjarak sekitar 500 meter dari area utama. Di kawasan itu, juga direncanakan pembangunan area khusus untuk pelaku usaha kecil, seperti Pedagang Kaki Lima (PKL) dan UMKM setempat.
Tak hanya menjadi tempat ibadah, Masjid Darussalam juga menaungi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) serta Baitul Mal Wat Tamwil (BMT) berbasis syariah.
“Kami ingin BMT ini menjadi alternatif bagi warga agar tidak terjebak pinjaman online (pinjol) atau praktik rentenir. Mohon doa dan dukungannya semua agar lembaga ini bisa menjadi solusi ekonomi umat,” ujarnya.
Sriyadi juga mengungkapkan rasa syukurnya atas wakaf tanah dari Haji Sarjono, yang ke depan akan digunakan untuk mendirikan yayasan anak yatim piatu di sebelah kanan masjid.
“Kami berharap pemerintah daerah dan dinas-dinas terkait bisa membantu pengembangan yayasan ini,” pintanya.
Direktur Koperasi Kareb itu juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan masjid.
“Terima kasih Bu Gubernur, dulu yang meletakkan batu pertama njenengan, dan sekarang, Alhamdulillah, njenengan juga yang meresmikan. Terima kasih pula untuk istri saya tercinta, atas doa dan dukungannya,” ucapnya penuh haru.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, yang turut hadir dalam peresmian tersebut, juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Khofifah atas kehadirannya. Ia turut memberikan dukungan terhadap rencana pendirian yayasan.
“Terima kasih, Ibu Gubernur, atas kesediaannya hadir. Dan untuk pendirian yayasan anak yatim, kami dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro siap membantu proses perizinannya,” ujar Nurul Azizah.
Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh lokal dalam membangun pusat ibadah serta pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.





















