Aksi Percobaan Bongkar Makam di Dander Gagal, Pelaku Kabur Dipergoki Warga

Makam perempuan yang baru dua pekan dimakamkan di TPU Desa Sumberarum sempat digali, warga kini tingkatkan ronda malam

banner 400x130

Newsbojonegoro.com | Bojonegoro — Warga Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro dibuat resah setelah terjadi percobaan pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat, Rabu (25/3/2026) dini hari.

Makam yang menjadi sasaran diketahui milik seorang perempuan berinisial D (60), warga Desa Kunci, yang baru dimakamkan sekitar dua minggu lalu.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Orick alias Jiwes (40) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat melintas di area pemakaman, ia mendapati seorang pria tak dikenal tengah menggali salah satu makam.

Mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, saksi kemudian menyorotkan senter ke arah pelaku. Namun, pria tersebut langsung menghentikan aksinya dan melarikan diri secara perlahan meninggalkan lokasi.

Usai kejadian, saksi mendekati makam dan mendapati kondisi liang kubur telah tergali. Nisan tampak tercabut, sementara tanah di sekitar lokasi berserakan.

Petugas dari Polsek Dander yang datang ke lokasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, makam yang menjadi sasaran tergolong masih baru.

Petugas menyebut pelaku diduga belum sempat mengeluarkan jenazah karena aksinya lebih dulu diketahui warga.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan alat bantu penggalian. Kondisi tanah yang tidak beraturan mengindikasikan pelaku kemungkinan menggunakan tangan.

Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah petunjuk berupa jejak kaki di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga Rabu sore, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap identitas pelaku dan motif di balik kejadian tersebut.

Sementara itu, pihak keluarga korban telah mengetahui kejadian ini dan berencana memperbaiki kondisi makam. Namun, keluarga memilih tidak menempuh jalur hukum dan menyerahkan penanganan secara internal.

Di tengah masyarakat, sempat beredar berbagai dugaan terkait motif kejadian, termasuk isu kepercayaan lokal. Meski demikian, pihak kepolisian belum memberikan kesimpulan dan masih fokus pada proses penyelidikan.

Pasca kejadian, warga Desa Sumberarum meningkatkan kewaspadaan dengan mengintensifkan ronda malam, khususnya di area pemakaman.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *