Newsbojonegoro.com | Bojonegoro – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro untuk berbagi kepada masyarakat. Sebanyak 28 ekor kambing kurban disalurkan ke sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Partai Golkar dalam memperkuat nilai kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di berbagai wilayah.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro, Suprianto, mengatakan bahwa Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan juga momentum memperkuat semangat kemanusiaan dan gotong royong di tengah kehidupan masyarakat.
Menurutnya, penyaluran hewan kurban merupakan simbol hadirnya Partai Golkar di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan dan perhatian sosial.
“Semangat kurban sejatinya mengajarkan pentingnya keikhlasan, pengorbanan, dan tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan amanah politik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan semata, melainkan juga bentuk pengendalian diri dan upaya membangun kepedulian sosial yang lebih luas.
Selain itu, momentum Iduladha dinilai menjadi pengingat bahwa manusia terbaik adalah mereka yang mampu memberikan manfaat bagi sesama. Karena itu, semangat berbagi dan membantu masyarakat harus terus diperkuat dalam kehidupan sosial maupun aktivitas politik.
“Semoga momentum Iduladha ini semakin memperkokoh nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi di tengah kehidupan sosial,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro, Muchamad Mansur, menuturkan bahwa penyaluran hewan kurban memiliki makna spiritual sekaligus sosial.
Menurutnya, secara spiritual kurban menjadi bentuk rasa syukur dan ketaatan kepada Allah SWT atas nikmat serta amanah yang diberikan. Sedangkan dari sisi sosial, pembagian daging kurban diharapkan mampu membantu masyarakat dan memperkuat solidaritas antar warga.
“Secara spiritual, kurban adalah bentuk penghambaan dan ketaatan kepada Allah SWT. Sedangkan secara sosial, kurban menjadi sarana pemerataan ekonomi, mempererat solidaritas sosial, serta membantu membahagiakan masyarakat yang kurang mampu melalui pembagian daging kurban,” pungkasnya.





















