Lomba Robotik LASABO 2026 Siswa SDN Campurejo I Bojonegoro Raih Juara

Pendidikan23 Dilihat
banner 400x130

NewsBojonegro.com | Bojonegoro – Prestasi membanggakan ditorehkan dua siswa SD Negeri Campurejo I, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Basyasya Haura Nazhifa dan Muhammad Dafa Ibnu Hafidz berhasil meraih Juara Harapan 1 kategori Lomba Robotik dalam ajang Lomba Sains Anak Bojonegoro (LASABO) Tahun 2026.

Capaian tersebut menunjukkan potensi dan kreativitas peserta didik sekolah dasar dalam mengembangkan kemampuan di bidang sains dan teknologi. Melalui kompetisi ini, kedua siswa berkesempatan menunjukkan hasil kreativitas serta kemampuan mereka dalam mengembangkan karya berbasis sains dan robotik.

LASABO 2026 diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bojonegoro berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, serta bersinergi dengan Yayasan Sains dan Teknologi Bojonegoro.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (4/11/2026) di Ruang Angling Dharma, Lantai 2 Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Pembukaan dilakukan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah.

Mengusung tema “Eksplorasi Sains Robotik untuk Solusi Kehidupan“, LASABO 2026 menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta menghasilkan gagasan dan karya inovatif melalui pendekatan sains dan teknologi.

Ajang tersebut diikuti sebanyak 57 tim dari jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Bojonegoro. Jumlah tersebut terdiri atas 30 tim SD/MI dan 27 tim SMP/MTs. Setiap tim didampingi seorang guru dalam mengikuti kompetisi dan mempresentasikan karya inovasinya.

Baca Juga: Bupati Bojonegoro Apresiasi Sriyadi Purnomo, Kiprah Kareb Serap Ribuan Tenaga Kerja

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Anwar Mukhtadlo, Kepala BRIDA Dilli Tri Wibowo, Asisten Daerah III Setda Bojonegoro, tim juri, guru pendamping, serta orang tua peserta.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, menyampaikan bahwa prestasi yang diraih siswa siswi merupakan capaian positif sekaligus gambaran potensi generasi muda Bojonegoro yang perlu terus dikembangkan.

“Prestasi yang diraih oleh siswa siswi ini patut diapresiasi. Kami melihat bahwa anak-anak Bojonegoro memiliki potensi besar untuk berkembang di bidang sains, teknologi, dan inovasi. Potensi tersebut perlu mendapatkan ruang, pendampingan, serta kesempatan agar dapat tumbuh secara optimal sejak pendidikan dasar.”

Menurutnya, pengembangan kompetensi peserta didik tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga perlu diimbangi dengan pembelajaran yang mendorong kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian menghasilkan inovasi.

“Kami berharap satuan pendidikan terus menghadirkan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk aktif bereksplorasi, berani mencoba, dan mampu menghasilkan gagasan maupun karya yang bermanfaat. Kegiatan seperti LASABO menjadi salah satu ruang positif untuk menumbuhkan budaya riset dan inovasi di lingkungan pendidikan.”

Sementara itu, Kepala SD Negeri Campurejo I, Rina Susilowati, S.Pd., mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih Basyasya Haura Nazhifa dan Muhammad Dafa Ibnu Hafidz.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih anak-anak kami. Capaian ini merupakan hasil dari semangat belajar, kreativitas, keberanian untuk mencoba, serta proses pendampingan yang melibatkan guru dan dukungan orang tua.”

Ia berharap prestasi tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, tetapi juga mampu memotivasi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani mengikuti berbagai kompetisi sesuai minat dan bakat masing-masing.

“Kami berharap keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi seluruh peserta didik untuk terus belajar, berkreasi, dan tidak takut mencoba hal-hal baru. Sekolah akan terus berupaya memberikan ruang bagi pengembangan potensi siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.” Imbuhnya.

Prestasi Basyasya Haura Nazhifa dan Muhammad Dafa Ibnu Hafidz diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Bojonegoro untuk terus mengembangkan pembelajaran yang inovatif dan mendorong kemampuan peserta didik dalam bidang sains serta teknologi.

Melalui penguatan budaya riset dan inovasi sejak pendidikan dasar, generasi muda Bojonegoro diharapkan tumbuh menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai tantangan di lingkungan masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *