NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan terus digalakkan. Salah satunya dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN TK) 03 Universitas Bojonegoro (UNIGORO) melalui kegiatan sosialisasi anti-bullying yang digelar di SD Negeri Pejok 1, Desa Pejok, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Senin (21/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari program kerja bidang pendidikan tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bahaya perundungan (bullying) sekaligus menanamkan nilai saling menghormati, menghargai perbedaan, dan membangun kepedulian terhadap sesama sejak usia dini.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN menjelaskan pengertian bullying beserta berbagai bentuknya, mulai dari perundungan fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying atau perundungan melalui media digital. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak negatif yang dapat dialami korban maupun konsekuensi yang harus ditanggung pelaku.
Agar materi lebih mudah dipahami, sosialisasi dikemas secara interaktif melalui sesi tanya jawab, permainan edukatif, serta penyampaian contoh-contoh sederhana yang kerap terjadi di lingkungan sekolah. Melalui metode tersebut, para siswa diajak memahami pentingnya menghargai teman, menghindari perilaku mengejek maupun mengucilkan, serta memiliki keberanian melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang tua.
Suasana kegiatan berlangsung komunikatif dan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan edukatif, hingga berbagi pengalaman mengenai sikap yang harus dilakukan ketika menghadapi tindakan bullying di lingkungan sekolah.
Mahasiswa KKN TK 03 juga mengajak seluruh peserta menjadi pribadi yang berani melindungi teman yang menjadi korban perundungan, bukan menjadi pelaku ataupun sekadar penonton ketika tindakan tersebut terjadi.
Sebagai bentuk komitmen bersama, di penghujung kegiatan mahasiswa dan para siswa mengucapkan ikrar untuk menolak segala bentuk bullying serta bersama-sama membangun budaya sekolah yang saling menghargai, aman, dan ramah bagi seluruh warga sekolah.
Pihak SD Negeri Pejok 1 memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Sekolah berharap edukasi serupa dapat terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, nyaman, serta bebas dari segala bentuk perundungan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN TK 03 Universitas Bojonegoro berharap nilai-nilai saling menghormati, peduli terhadap sesama, berani berkata tidak terhadap bullying, serta membangun budaya sekolah yang positif dapat terus diterapkan oleh para siswa, tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, diharapkan lahir generasi muda yang berkarakter, berempati, dan bertanggung jawab sebagai bekal menghadapi masa depan.













