NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bojonegoro, Habibie, menegaskan pihaknya menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terbaru yang berkaitan dengan Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Habibie, putusan MK merupakan bagian dari proses hukum dan konstitusi yang harus dihormati dalam kehidupan demokrasi. Ia menilai kepastian hukum menjadi salah satu fondasi penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Kami melihat putusan MK tersebut sebagai bagian dari proses hukum dan konstitusi yang harus kita hormati. Terlepas dari dinamika politik yang ada, posisi Mas Gibran sebagai Wakil Presiden merupakan bagian dari mandat konstitusional yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Habibie.
Ia menilai putusan tersebut juga memberikan kejelasan terhadap persoalan hukum yang menjadi perhatian publik. Namun, menurutnya, hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana Gibran menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Wakil Presiden sesuai konstitusi dan peraturan perundang-undangan.
“Dengan adanya putusan tersebut, masyarakat juga mendapatkan kejelasan mengenai persoalan hukum yang menjadi perhatian publik. Selanjutnya yang terpenting adalah bagaimana Wakil Presiden menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” jelasnya.
Terkait perjalanan politik Gibran, Habibie mengatakan PSI melihatnya sebagai bagian dari dinamika demokrasi di Indonesia. Menurutnya, penilaian terhadap Gibran tidak semestinya hanya didasarkan pada latar belakang keluarganya, tetapi juga harus melihat kapasitas dan kinerjanya dalam menjalankan amanah.
“Kami melihat perjalanan politik Mas Gibran sebagai bagian dari dinamika demokrasi di Indonesia. Yang harus kita lihat bukan hanya latar belakang keluarganya, tetapi juga bagaimana kapasitas, kinerja dan tanggung jawab beliau dalam menjalankan amanah tersebut,” katanya.
Baca Juga: BBWS Tak Bawa Dokumen, Peninjauan Sempadan Bengawan Solo di Jetak Buntu
Habibie juga menilai keberadaan Gibran sebagai salah satu representasi generasi muda di pemerintahan nasional memiliki arti penting. Menurutnya, generasi muda harus diberikan ruang untuk ikut menentukan arah pembangunan bangsa.
“Anak muda harus mampu menunjukkan bahwa generasi muda bukan hanya sebagai objek pembangunan, tetapi juga mampu mengambil peran dalam menentukan arah pembangunan bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut, DPC PSI Bojonegoro berharap Gibran dapat menjalankan amanah sebagai Wakil Presiden dengan semakin dekat kepada masyarakat dan mendengar aspirasi dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur dan Bojonegoro.
Habibie berharap Gibran mampu menjadi salah satu jembatan bagi kepentingan generasi muda sekaligus mendorong program pemerintah yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Harapan kami tentu Mas Gibran bisa menjalankan amanah dengan baik, semakin dekat dengan masyarakat, mendengar aspirasi dari berbagai daerah, termasuk daerah-daerah di Jawa Timur dan Bojonegoro,” tuturnya.
Menurut Habibie, kritik terhadap pemerintah tetap menjadi bagian penting dalam demokrasi. Namun, seluruh elemen masyarakat juga perlu mengawal jalannya pemerintahan agar kebijakan yang dijalankan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Intinya, kami berharap seluruh elemen bangsa bisa memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk bekerja dan memberikan penilaian berdasarkan kinerja. Kritik tentu bagian dari demokrasi, tetapi mari kita kawal bersama agar pemerintahan berjalan untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

















