NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Kegiatan pasar murah yang digelar di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (23/10/2026), menjadi salah satu upaya mendekatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau kepada masyarakat.
Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut menyediakan sejumlah komoditas pangan, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, tepung terigu, hingga berbagai kebutuhan bumbu dapur.
Kepala Desa Ngampel, Purwanto, S.Sos., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, terutama dalam membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Pasar murah ini merupakan kegiatan yang positif karena berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap warga dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok keluarga,” terang Kades
Dalam kegiatan tersebut sejumlah komoditas pangan ditawarkan dengan harga yang telah ditetapkan. Beras premium dijual Rp14.400 per kilogram, sedangkan beras medium Rp11.000 per kilogram.
Untuk kebutuhan lainnya, minyak goreng ditawarkan seharga Rp15.000 per liter, gula pasir Rp16.000 per kilogram, telur ayam ras Rp21.000 per pak, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas bumbu dapur juga tersedia. Bawang putih dijual Rp7.000 per 250 gram dan bawang merah Rp8.000 per 250 gram. Adapun cabai merah ditawarkan Rp2.000 per 100 gram, sedangkan cabai rawit Rp4.000 per 100 gram.
Harga tersebut memberikan gambaran pilihan kebutuhan pangan yang dapat diperoleh masyarakat melalui kegiatan pasar murah. Ketersediaan stok dan ketentuan pembelian mengikuti kebijakan penyelenggara.
Kehadiran pasar murah di tingkat desa diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Program semacam ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keterjangkauan harga pangan dan daya beli masyarakat.
Pemerintah Desa Ngampel berharap kegiatan yang berorientasi pada kebutuhan warga dapat terus memberikan manfaat secara langsung. Sinergi antara penyelenggara dan pemerintah desa juga dinilai penting agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Desa Ngampel dan sekitarnya diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas harga bahan pangan.
Pasar murah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, dengan fokus pada stabilisasi harga dan pemeliharaan daya beli masyarakat.





















