Jalan-jalan ke Bojonegoro,
Jangan lupa beli ledre.
Kini hadir rasa tempo dulu,
Dalam kopi, penuh makna dan ide.
News Bojonegoro – Di sebuah gang kecil yang tenang, tak jauh dari Rumah Dinas Bupati Bojonegoro, tercium aroma kopi hangat yang berpadu dengan wangi khas pisang matang. Di balik meja barista, seorang pemuda tampak sibuk menyeduh kopi susu—namun dengan sentuhan yang berbeda. Bukan sekadar kopi susu biasa, ini adalah Kopi Susu Ledre, inovasi unik yang mengangkat cita rasa khas Bojonegoro ke dalam bentuk minuman.
“Ledre yang dulu hanya kita kenal sebagai oleh-oleh, sekarang bisa dinikmati dalam bentuk cair. Tradisi dan modernitas kami padukan dalam satu tegukan,” tutur Anang Ma’ruf, pemilik Deulleuda Coffee Shop, yang berlokasi di Jl. Diponegoro Gg. Jiken No. 1, Kelurahan Kepatihan, Bojonegoro.
Ledre sendiri merupakan camilan tradisional berbahan dasar pisang, tepung beras, gaplek, santan, dan garam. Biasanya disajikan sebagai kudapan kering dengan aroma manis dan gurih. Namun di tangan Anang, ledre menjelma menjadi flavor dalam racikan kopi susu kekinian—menghadirkan sensasi nostalgia dengan cara yang tak terduga.
“Kalau ada makanannya, kenapa enggak sekalian ada minumannya juga?” ucap Anang sambil menyeduh dengan penuh cinta dan dedikasi, menghadirkan cita rasa kampung halaman di setiap cangkirnya.

Tak hanya menyajikan kopi, Deulleuda Coffee Shop juga menawarkan ruang seni bernama Deulleuda Art Space Heritage (DASH). Tempat ini menjadi wadah ekspresi para perupa lokal Bojonegoro. Lukisan-lukisan yang dipajang bukan hanya untuk dinikmati, tapi juga bisa dibeli oleh pengunjung yang tertarik membawa pulang karya seni orisinal.
“DASH merupakan bentuk kerja sama Deulleuda dengan seniman lokal. Ada keterangan lengkap untuk setiap karya, dan juga beberapa bonsai yang bisa dibeli,” jelas Anang.
Tak heran jika kedai ini langsung mencuri perhatian. Suasananya nyaman dengan sirkulasi udara yang baik, ditambah desain alami seperti miniatur sungai lengkap dengan ikan hias dan tanaman hijau yang mengitari ruang bawah, membuat pengunjung betah berlama-lama.
“Baru pertama kali coba kopi susu ledre, dan rasanya sempurna! Manisnya ledre berpadu pas dengan kopinya,” ujar Arif, seorang pengunjung yang mencicipi varian es kopi susu ledre.
Ida, pengunjung asal Kecamatan Dander yang datang bersama keluarga kecilnya, juga mengaku terkesan.
“Saya suka matcha, dan di sini rasanya yang terbaik sejauh ini di Bojonegoro,” katanya dengan senyum puas setelah menyeruput minumannya.

Deulleuda Coffee Shop bukan sekadar tempat ngopi, tapi juga ruang pertemuan antara rasa, seni, dan cerita. Sebuah destinasi baru di jantung kota Bojonegoro yang patut masuk dalam daftar kunjung siapa pun yang ingin menikmati sisi lain kota penghasil migas ini—dengan cara yang lebih hangat dan penuh makna.





















