NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Bojonegoro resmi menggelar Pelantikan dan Pengukuhan Majelis Pengurus ICMI Orda Bojonegoro Periode 2026–2031, Jumat (17/7/2026), di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro.
Mengusung tema “Bangkit dan Bersinergi, Memajukan Bojonegoro”, kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, jajaran pengurus ICMI Jawa Timur, Forkopimda, akademisi, tokoh agama, pimpinan perguruan tinggi, serta berbagai elemen masyarakat.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi ICMI Bojonegoro untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi para cendekiawan muslim dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemikiran, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Berdasarkan susunan kepengurusan yang telah ditetapkan, Dr. H. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si resmi memimpin Majelis Pengurus ICMI Orda Kabupaten Bojonegoro Periode 2026–2031.
Dalam menjalankan roda organisasi, Ketua didampingi tujuh wakil ketua, yakni Dr. H. Shofa Robbani, Lc., MA, Dr. H. Ahmad Manshur, M.A., Mochamad Mansur, SH., MH, Dr. Nurul Mazidah, SE., MSA., Ak, H. Zaenal Fanani, S.Pi., MP, dr. H. Pramono Apriawan W., MKM., FISQua, serta Dr. Hj. Ulfa, M.Pd.I.
Sementara jabatan Sekretaris diemban Awaludin Ridwan, S.Pt., M.M., didampingi Abdus Syafik, S.Si., Wilda Ayu Ahsani, SE, dan Dian Khoirun Nisya’, S.Si. Sedangkan Bendahara dijabat Dr. H. Bambang Utomo, MM dengan Wakil Bendahara Dra. Umi Rahmawati, MM.
Pada jajaran Dewan Penasehat, organisasi dipimpin Drs. H. Suwito, M.Si sebagai Ketua dan Dr. H. Mundzar Fahman, MM sebagai Sekretaris, bersama sejumlah tokoh Bojonegoro yang akan memberikan arahan strategis bagi organisasi.
Sementara Dewan Pakar diketuai Dr. Sri Budi Cantika Yuli, SE., MM dengan Sekretaris Prof. Dr. Hj. Sri Minarti, M.Pd.I, yang diperkuat para akademisi dan profesional dari berbagai disiplin ilmu.
Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan ICMI periode 2026–2031 mampu menjadi wadah berhimpunnya para intelektual muslim yang aktif memberikan gagasan dan solusi bagi kemajuan Kabupaten Bojonegoro.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus ICMI Orda Bojonegoro yang telah dilantik. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sangat membuka ruang kolaborasi dengan ICMI. Kehadiran para cendekiawan harus mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Mari kita bangun sinergi untuk mewujudkan Bojonegoro yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujar Setyo Wahono.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi profesi dan organisasi intelektual seperti ICMI, agar setiap kebijakan pembangunan memiliki landasan akademik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Ketua ICMI Orda Bojonegoro Dr. H. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si menyatakan kepengurusan baru akan membawa semangat “Inspiratif–Transformatif” sesuai dengan nilai-nilai ICMI.
Menurutnya, organisasi akan berupaya menjadi mitra strategis pemerintah, dunia pendidikan, pesantren, pelaku usaha, serta masyarakat dalam menghasilkan berbagai program yang berdampak bagi peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi umat, hingga pembangunan berbasis ilmu pengetahuan.
Dengan pelantikan tersebut, ICMI Orda Bojonegoro diharapkan mampu menjadi pusat lahirnya pemikiran-pemikiran konstruktif sekaligus memperkuat kolaborasi antara kalangan akademisi, ulama, birokrat, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Bojonegoro selama lima tahun ke depan.
(Redaksi NewsBojonegoro.com)














