DPMPTSP Bojonegoro Gandeng Kampus, Dorong Mahasiswa Pahami Peluang Investasi Daerah

Mahasiswa Diajak Memahami Strategi dan Tantangan Investasi di Kabupaten Bojonegoro

Uncategorized957 Dilihat
banner 400x130

NewsBojonegoro.com | Bojonegoro — Upaya mendorong iklim investasi di Kabupaten Bojonegoro terus dilakukan dari berbagai lini. Salah satunya melalui kolaborasi dengan dunia akademik seperti yang dilakukan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro dalam kegiatan kuliah praktisi di Universitas Bojonegoro (Unigoro), Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang digelar Program Studi Hukum Unigoro tersebut menghadirkan Kepala DPMPTSP Bojonegoro, Budiyanto, S.Pd., MM., sebagai pemateri utama. Dalam forum itu, mahasiswa diajak memahami arah kebijakan investasi daerah sekaligus potensi besar yang dimiliki Kabupaten Bojonegoro.

Budiyanto menjelaskan, investasi masih menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, Bojonegoro memiliki kekuatan dari sisi sumber daya alam, sumber daya manusia, hingga letak geografis yang strategis untuk pengembangan investasi.

“Potensi yang dimiliki Bojonegoro cukup besar. Tidak hanya sektor migas dan energi, tetapi juga pertanian, agroindustri, UMKM, industri kreatif, pariwisata hingga sektor perdagangan dan jasa,” ujarnya di hadapan peserta kuliah praktisi.

Ia menambahkan, pemerintah daerah saat ini juga mulai mendorong pengembangan kawasan industri sebagai peluang investasi baru yang dinilai masih terbuka lebar. Namun demikian, pengembangan tersebut harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur serta terciptanya iklim investasi yang sehat dan kompetitif.

Dalam pemaparannya, Budiyanto menyebut realisasi investasi di Kabupaten Bojonegoro hingga tahun 2025 tercatat mencapai Rp3,92 triliun. Meski demikian, sejumlah tantangan masih menjadi perhatian pemerintah daerah, mulai dari persaingan antar daerah, kesiapan tenaga kerja, kebutuhan infrastruktur pendukung, hingga dinamika ekonomi global.

Untuk menarik minat investor, DPMPTSP Bojonegoro terus melakukan berbagai strategi promosi. Mulai dari penguatan relasi dengan investor, keterlibatan dalam event promosi, pemasaran digital, hingga peningkatan pelayanan publik berbasis digital.

Mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro itu juga menilai keberadaan perguruan tinggi memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Ia mencontohkan Kota Yogyakarta yang berkembang melalui ekosistem pendidikan dan aktivitas ekonomi penunjangnya.

“Keberadaan kampus bisa menciptakan perputaran ekonomi baru di daerah. Dari kos-kosan, rumah makan, toko buku hingga usaha lainnya tumbuh karena aktivitas pendidikan,” terangnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami aspek hukum semata, tetapi juga mampu melihat peluang pembangunan daerah melalui sektor investasi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *