Tempat Karaoke Nekat Buka Saat Ramadan, Pemdes dan Warga Tanjungharjo Lakukan Penutupan

Pemdes Tanjungharjo bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aparat keamanan menutup tempat karaoke yang tetap beroperasi saat Ramadan meski telah menandatangani kesepakatan untuk tidak buka.

banner 400x130

Newsbojonegoro.com | Bojonegoro – Sebuah tempat hiburan malam berupa karaoke yang berada di Desa Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, digerebek oleh pemerintah desa bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aparat keamanan karena nekat tetap beroperasi di bulan Ramadan, Jumat (13/3/2026).

Salah satu tempat karaoke yang ditutup tersebut diketahui berdiri di lahan pengairan Bengawan Solo yang merupakan aset negara di bawah pengelolaan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo. Sebelumnya, pengelola telah dipanggil oleh pemerintah desa dan diminta menandatangani kesepakatan untuk tidak beroperasi selama bulan suci Ramadan. Namun kesepakatan tersebut diduga dilanggar karena tempat hiburan itu masih tetap beroperasi.

Foto bersama usai melakukan pemasangan banner penutupan tempat karaoke yang lebih di kenal dengan karaoke tanggul Tanjungharjo

Kepala Desa Tanjungharjo, Suyono, menyampaikan bahwa penutupan tempat karaoke tersebut dilakukan setelah melalui musyawarah desa (Musdes) yang dihadiri berbagai unsur masyarakat.

“Setelah kita lakukan musyawarah desa yang dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, BPD, serta Bhabinkamtibmas, kita sepakat untuk menutup tempat karaoke itu,” terangnya.

Suyono menegaskan, pemerintah desa tidak akan mentolerir adanya aktivitas hiburan malam yang melanggar kesepakatan, terlebih saat bulan suci Ramadan yang harus dijaga kesuciannya.

“Kami sudah memberikan peringatan dan bahkan membuat kesepakatan tertulis agar tempat itu tidak beroperasi selama Ramadan. Namun karena masih nekat buka, maka pemerintah desa bersama masyarakat mengambil langkah tegas dengan melakukan penutupan, dan kesepakatan warga tempat karaoke itu di tutup selamanya. Tutup permanen” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah desa akan terus melakukan pengawasan agar tempat tersebut tidak kembali beroperasi selama Ramadan.

“Kalau masih nekat beroperasi lagi, tentu akan kami tindaklanjuti dengan langkah yang lebih tegas sesuai aturan yang berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, M.Ali salah satu tokoh agama setempat menilai beroperasinya tempat hiburan malam di bulan Ramadan sangat mencederai kesucian bulan suci dan meresahkan masyarakat sekitar.

“Selain mencederai kesucian bulan Ramadan, keberadaan karaoke yang tetap beroperasi ini juga membuat warga sekitar merasa terganggu, baik dari aktivitasnya maupun keramaian yang ditimbulkan pada malam hari,” ujar Ali.

Ia menilai penutupan tersebut merupakan langkah yang tepat demi menjaga ketertiban dan menghormati bulan suci Ramadan.

“Kami merasa sangat tepat kalau tempat karaoke ini ditutup. Kegiatan seperti ini sangat menodai bulan suci Ramadan dan tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dijunjung masyarakat di sini,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua BPD setempat Abdi Nugroho. Menurutnya, penutupan tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Tanjungharjo.

“Kami dari pemerintah desa mengantisipasi agar tidak terjadi kriminalitas maupun gangguan ketertiban masyarakat, sehingga dilakukan penutupan tempat karaoke tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah penutupan itu merupakan hasil kesepakatan bersama dalam musyawarah desa yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Di lokasi yang sama, Kanit Intelkam Polsek Kapas Aiptu Abdi menjelaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan kepada pemerintah desa guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Karena banyaknya aduan dari masyarakat terkait Kamtibmas, malam ini kami mendampingi pemerintah desa untuk melakukan penutupan tempat hiburan tersebut,” terangnya.

Ia berharap, dengan adanya penutupan ini pemilik tempat hiburan dapat mematuhi kesepakatan yang telah dibuat sehingga situasi di wilayah Kecamatan Kapas tetap aman dan kondusif selama bulan Ramadan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *