NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Kepedulian terhadap masyarakat tidak selalu diwujudkan melalui program besar. Terkadang, perhatian sederhana berupa makanan gratis dapat menjadi bentuk kepedulian yang berarti bagi warga yang membutuhkan. Semangat inilah yang tercermin dalam kegiatan sosial Polres Bojonegoro melalui penyediaan makan gratis setiap Jumat di dua lokasi berbeda.
Melalui Warung Peduli dan Warung Ojol Kamtibmas, Polres Bojonegoro menyediakan total 300 porsi makanan setiap pekan. Masing-masing lokasi menyediakan 150 porsi untuk masyarakat yang menjadi sasaran program tersebut.
Program ini menyasar kelompok masyarakat dengan latar belakang yang beragam, mulai dari warga yang membutuhkan, pengemudi becak, tukang ojek pangkalan, hingga pengemudi ojek online (ojol).
Di Warung Peduli yang berlokasi di Jalan Teuku Umar, tepat di sebelah selatan Kantor Pos Bojonegoro, masyarakat dapat menikmati makanan yang disediakan secara prasmanan. Sebanyak 150 porsi disiapkan setiap Jumat agar warga dapat menikmati hidangan secara langsung di lokasi.
Konsep prasmanan tersebut memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pembagian makanan dalam bentuk nasi kotak. Masyarakat tidak sekadar menerima makanan untuk dibawa pulang, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk singgah dan menikmati hidangan yang telah disediakan.
Kehadiran Warung Peduli menjadi ruang berbagi bagi masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pengemudi becak dan tukang ojek pangkalan yang mengandalkan penghasilan harian juga menjadi bagian dari kelompok yang disasar.
Sementara itu, kepedulian terhadap pekerja transportasi daring diwujudkan melalui Warung Ojol Kamtibmas yang berada di Jalan Pemuda, Bojonegoro. Di lokasi ini, Polres Bojonegoro juga menyediakan 150 porsi makanan gratis setiap Jumat bagi para pengemudi ojol.
Bagi pengemudi ojol yang menghabiskan sebagian besar waktunya di jalan untuk mengantar penumpang maupun pesanan, tersedianya makanan gratis menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap aktivitas mereka sehari-hari.
Keberadaan kedua lokasi tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan sosial ini menjangkau kelompok masyarakat yang beragam. Warung Peduli terbuka bagi warga yang membutuhkan, termasuk pengemudi becak dan ojek pangkalan, sedangkan Warung Ojol Kamtibmas secara khusus menyasar komunitas pengemudi ojek online.
Jika dilihat dari jumlah yang disediakan, kedua lokasi tersebut menghadirkan total 300 porsi makanan setiap Jumat. Angka ini menggambarkan skala penyediaan makanan dalam kegiatan sosial yang dilaksanakan secara rutin tersebut.
Lebih dari sekadar menyediakan makanan, kegiatan ini juga membuka ruang interaksi antara kepolisian dan masyarakat. Hubungan yang baik tidak hanya dibangun melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.
Kehadiran program makan gratis ini menjadi salah satu bentuk pendekatan pelayanan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat. Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan dan para pekerja sektor informal menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui Warung Peduli dan Warung Ojol Kamtibmas, Polres Bojonegoro menghadirkan pesan bahwa kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana. Sebanyak 300 porsi makanan yang disediakan setiap Jumat bukan hanya tentang hidangan yang tersaji, melainkan juga tentang upaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
















