Muhadi Ditemukan Meninggal Dunia di Bengawan Solo, Dua Hari Pencarian Tim SAR Berakhir

Muhadi sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan menggunakan alat setrum bersama seorang rekannya di aliran Sungai Bengawan Solo pada Selasa (23/6/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Peristiwa989 Dilihat
banner 400x130

Newsbojonegoro.com | Bojonegoro – Operasi pencarian terhadap Muhadi (31), warga Dusun Payaman RT 03 RW 01, Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (25/6/2026) pagi.

Muhadi sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ikan menggunakan alat setrum bersama seorang rekannya di aliran Sungai Bengawan Solo pada Selasa (23/6/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Tim SAR gabungan, laporan kejadian diterima BPBD Bojonegoro pada Rabu (24/6/2026) pukul 02.30 WIB dari Pemerintah Desa Payaman. Setelah menerima laporan, personel BPBD langsung diberangkatkan menuju lokasi dan memulai operasi pencarian pada pagi harinya.

Baca Juga: Remaja Asal Padangan Ditemukan Meninggal Setelah Tenggelam di Bengawan Solo Kasiman

Pada hari pertama pencarian, tim melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan peralatan SAR lainnya. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Kamis (25/6/2026). Sekitar pukul 09.15 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Bengawan Solo dengan jarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian yang diperkirakan menjadi titik awal korban tenggelam.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Korban tenggelam benawan solo di temukan
Jenazah Muhadi korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Selain melakukan evakuasi, BPBD Bojonegoro juga menyerahkan bantuan berupa dua paket sembako kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang terjadi.

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan yang terdiri dari BPBD Bojonegoro, Basarnas, TNI, Polri, Satpol PP, Damkarmat, SAR MTA, EBR, MDMC, URC SH, Exalos, RAPI, PMI, pemerintah desa, warga sekitar, serta sejumlah relawan lainnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR terhadap Muhadi resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *