Dua Perempuan Meninggal Dunia Tersengat Jebakan Listrik Tikus di Persawahan Kasiman Bojonegoro

Peristiwa136 Dilihat
banner 400x130

NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Dua perempuan warga Dusun Pager, Desa Sidomukti, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari jebakan tikus di area persawahan, Kamis (10/9/2026) pagi.

Kedua korban masing-masing Sutik (75) dan Paniti (45). Keduanya diketahui hendak pergi ke sawah untuk menanam padi sebelum akhirnya menjadi korban jebakan listrik yang dipasang di area persawahan Dusun Pager.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu, Sutik dan Paniti berangkat menuju sawah. Namun ketika memasuki area persawahan, keduanya diduga terkena aliran listrik dari jebakan tikus hingga seketika tidak sadarkan diri dan meninggal dunia di lokasi.

Jebakan listrik tersebut diketahui merupakan milik Suparngun (50), warga yang masih tinggal satu dusun dengan kedua korban.

Salah seorang saksi, Jari (57), yang juga berada di sekitar lokasi, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat Dusun Pager. Laporan selanjutnya diteruskan kepada Polsek Kasiman.

Petugas kepolisian kemudian mendatangi lokasi bersama tim Inafis Polres Bojonegoro dan petugas Puskesmas Kasiman untuk melakukan pemeriksaan serta evakuasi terhadap kedua korban.

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan petugas Puskesmas Kasiman, ditemukan sejumlah luka bakar yang diduga akibat sengatan listrik.

Pada tubuh Paniti, ditemukan luka bakar pada jari tengah tangan kiri. Sementara pada tubuh Sutik, ditemukan luka bakar pada sela-sela ibu jari dan jari telunjuk tangan kanan. Selain itu, terdapat luka bakar pada bagian paha kanan dengan ukuran sekitar 15 x 4 sentimeter.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan jebakan listrik tersebut, di antaranya gulungan kawat listrik sepanjang sekitar 10 meter dan cagak bambu sepanjang sekitar 50 sentimeter.

Berdasarkan pemeriksaan awal, kedua korban dinyatakan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus. Petugas juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh kedua korban.

Kapolsek Kasiman AKP Mochamad Khambali, S.Sos., M.H., M.A.P., bersama Kanit Reskrim Aipda Galih Irawan, SH, Panit Intelkam Aipda M. Edy C, Bhabinkamtibmas Aiptu Faried RW, Tim Inafis Polres Bojonegoro serta petugas Puskesmas Kasiman turut menangani kejadian tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian serius terhadap penggunaan jebakan tikus menggunakan aliran listrik di area persawahan, karena dapat membahayakan siapa pun yang melintas, termasuk petani maupun warga yang beraktivitas di sekitar lahan.

Pihak kepolisian masih melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *