NewsBojonegoro.com | Tuban – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bojonegoro memastikan kesiapan pasokan listrik untuk mendukung kelancaran Haul ke-56 dan ke-174 Pondok Pesantren Langitan, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Kamis (23/7/2026).
Haul yang dipusatkan di Pondok Pesantren Langitan tersebut dihadiri ribuan jamaah. Sejumlah pejabat dan tokoh penting juga hadir, di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati Tuban, Bupati Lamongan, Bupati Bojonegoro, serta para ulama dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Untuk memastikan kebutuhan listrik selama kegiatan berjalan aman dan stabil, PLN UP3 Bojonegoro melakukan sejumlah langkah pengamanan sejak sebelum acara berlangsung.
Persiapan tersebut meliputi inspeksi jaringan, koordinasi dengan Gardu Induk (GI) Babat, UP2D, serta pihak penyelenggara. PLN juga memasang Unit Gardu Bergerak (UGB) untuk pecah beban MD148, guna membagi beban listrik sehingga keandalan pasokan di lokasi kegiatan tetap terjaga.
Selain itu, petugas PLN melakukan pemeriksaan instalasi serta pengukuran beban listrik di sejumlah titik yang digunakan untuk mendukung pelaksanaan haul.
Pengamanan kelistrikan melibatkan Asisten Manager Jaringan, Team Leader Operasi dan Staf Operasi PLN UP3 Bojonegoro. Tim tersebut diperkuat personel PLN ULP Babat, mulai dari Manager ULP, Team Leader Teknik, Staf Teknik, petugas Pelayanan Teknik hingga pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Seluruh personel disiagakan selama rangkaian kegiatan berlangsung. Mereka melakukan pemantauan kondisi jaringan dan peralatan kelistrikan sekaligus bersiap melakukan penanganan secara cepat apabila terjadi gangguan.

Baca Juga: Pemkab Bojonegoro Siapkan Penambahan SPAM untuk Tekan Dampak Kekeringan
Dari sisi suplai, kebutuhan listrik utama di lokasi pondok disokong Penyulang Bedahan. Jaringan tersebut menyuplai lingkungan pondok putra melalui trafo MD148 berkapasitas 250 kVA, sedangkan lingkungan pondok putri mendapatkan suplai melalui UGB berkapasitas 200 kVA.
Sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan atau diperlukan manuver jaringan, PLN juga menyiagakan petugas pada titik manuver dengan Penyulang Widang.
Tidak hanya mengandalkan pasokan dari jaringan PLN, kebutuhan kelistrikan untuk perangkat pendukung acara juga diperkuat dengan genset yang disiapkan pihak Event Organizer (EO). Genset berkapasitas 250 kVA disiapkan untuk kebutuhan multimedia, sedangkan genset 100 kVA digunakan untuk mendukung sistem soundsystem.
Selama haul berlangsung, petugas PLN secara berkala memantau kondisi jaringan, beban serta peralatan kelistrikan di lokasi. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan pasokan listrik di tengah tingginya aktivitas dan jumlah jamaah yang hadir.
Dengan berbagai persiapan dan pengamanan tersebut, PLN UP3 Bojonegoro memastikan kesiapsiagaan personel dan sistem kelistrikan tetap terjaga hingga seluruh rangkaian Haul ke-56 dan ke-174 Pondok Pesantren Langitan selesai.
PLN berharap dukungan kelistrikan tersebut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah serta seluruh pihak yang terlibat, sehingga kegiatan haul berlangsung aman, lancar, dan khidmat.













