NewsBojonegoro.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) meninjau kesiapan operasional empat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kamis (15/10/2026).
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendampingi rombongan Kementerian PAN-RB meninjau KDKMP Desa Campurejo dan Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro, serta Desa Trucuk dan Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana koperasi dalam mendukung pelayanan ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari kondisi gudang penyimpanan, ketersediaan stok kebutuhan pokok, hingga kesiapan armada distribusi barang.
Dari sisi sarana distribusi, kendaraan yang disiapkan meliputi satu unit truk, satu unit mobil pikap, dan dua unit kendaraan roda tiga. Armada tersebut diharapkan dapat menunjang kelancaran penyaluran barang, termasuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.
Kesiapan fasilitas dan distribusi menjadi bagian penting dalam mendukung operasional KDKMP. Namun, keberlangsungan koperasi juga membutuhkan pengelolaan yang profesional, ketersediaan barang yang memadai, serta tata kelola yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain melakukan peninjauan, rombongan juga menyerahkan paket sembako kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kolaborasi antara pemerintah pusat, Pemkab Bojonegoro, TNI-Polri, dan badan usaha milik negara (BUMN) turut diharapkan memperkuat pengembangan KDKMP di wilayah Bojonegoro.
Pengembangan koperasi ini diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, memperlancar distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Kesiapan empat KDKMP yang ditinjau tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya penguatan ekonomi berbasis desa. Meski demikian, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan fasilitas dan kendaraan operasional, tetapi juga oleh efektivitas pengelolaan serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Dengan pengelolaan yang baik, KDKMP diharapkan dapat berkembang menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, membuka peluang usaha, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Bojonegoro.
















