Newsbojonegoro.com | Bojonegoro – Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, H. Abdulloh Umar, menegaskan komitmen legislatif dalam mendukung penuh perluasan ekosistem ekonomi kerakyatan di wilayahnya. Hal itu disampaikannya saat menghadiri peluncuran (launching) Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) lokal yang dipusatkan di Jalan Pemuda Timur, Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (16/05/2026).
Kegiatan peluncuran ini dilaksanakan secara daring dan terhubung langsung dengan peresmian massal oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Kabupaten Nganjuk.
Di lokasi acara, Ketua DPRD H. Abdulloh Umar hadir bersama jajaran Forkopimda, di antaranya Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, Asisten Pemkab Bojonegoro Joko Lukito, serta perwakilan Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi melalui jajaran Kapolsek.
Usai menyimak amanat Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya memandirikan ekonomi desa, H. Abdulloh Umar menyampaikan optimisme besarnya. Ia berharap Program KDMP ini mampu menjadi penggerak utama dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat desa di seluruh Kabupaten Bojonegoro.
Menurut politisi senior ini, peluncuran masif tersebut merupakan momentum krusial untuk menata kembali fondasi ekonomi akar rumput yang berbasis pada asas kekeluargaan koperasi.
“Presiden Prabowo hari ini meresmikan 1.610 titik KDMP di Nganjuk. Di Bojonegoro sendiri ada 85 titik dari 396 KDMP yang juga siap beroperasi hari ini. Semoga dengan adanya koperasi ini, warga Bojonegoro makin sejahtera,” ujar Ketua DPRD Bojonegoro, H. Abdulloh Umar, dalam sesi wawancara usai kegiatan.
Lebih lanjut, Abdulloh Umar memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keunggulan KDMP. Ia menegaskan bahwa koperasi ini memiliki legalitas hukum yang kuat dan memegang prinsip keadilan yang berbeda dengan jaringan toko modern atau sektor ritel swasta pada umumnya. Di dalam KDMP, keuntungan yang diraup akan dikembalikan lagi kepada anggota.
“Karena KDMP ini tidak sama dengan toko modern, maka sistemnya sudah berbadan SHU (Sisa Hasil Usaha). Oleh karena itu, warga Bojonegoro diharapkan bisa ikut bergabung menjadi anggota koperasi,” jelasnya secara gamblang.
Ia juga menaruh harapan besar agar ke depan, puluhan titik KDMP di Bojonegoro tidak sekadar menjadi tempat pemenuhan kebutuhan pokok harian semata. Lebih dari itu, kelembagaan ini harus bertransformasi menjadi wadah strategis bagi pengembangan UMKM lokal serta memperkuat ketahanan ekonomi desa secara mandiri.
Pandangan Ketua DPRD tersebut mendapat dukungan penuh dari elemen Forkopimda yang hadir. Otoritas keamanan dari jajaran Kodim 0813 dan Polres Bojonegoro menyatakan kesiapan mereka untuk melakukan pendampingan serta menjaga kondusivitas wilayah agar operasional jalannya koperasi di tingkat desa selalu aman.
Kelancaran jalannya interaksi daring dengan pusat sepanjang acara berlangsung juga berjalan mulus. Hal ini tidak lepas dari kesiapan infrastruktur energi PT PLN (Persero) ULP Bojonegoro yang menyiagakan personel penuh di kawasan Jalan Pemuda Timur untuk mengawal keandalan pasokan listrik.
Merespons dukungan penuh dari Ketua legislatif, Kepala Desa Ngampel, Purnomo, mengaku kian termotivasi. Pihaknya berkomitmen untuk mengawal KDMP di wilayahnya agar berjalan transparan dan akuntabel sehingga harapan Ketua DPRD Bojonegoro untuk mewujudkan kemandirian ekonomi desa benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar.
















