NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Kontribusi Koperasi Kareb dalam menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat mendapat apresiasi dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-349. Penghargaan tersebut diterima Dr. H. Sriyadi Purnomo, S.E., M.M., dan diserahkan langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.
Dalam rangkaian acara tersebut, jumlah tenaga kerja di lingkungan usaha Kareb disebut mencapai sekitar 7.000 orang. Capaian ini menyoroti peran koperasi dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.
Penghargaan tersebut juga menjadi momentum untuk melihat kiprah Sriyadi dalam mengembangkan usaha koperasi yang memiliki keterkaitan erat dengan penyerapan tenaga kerja dan penguatan ekonomi masyarakat.
Bupati Bojonegoro Tekankan Sinergi Pembangunan
Penghargaan kepada Sriyadi Purnomo diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-349 yang berlangsung di Alun-Alun Bojonegoro, Selasa (20/10/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan bahwa pembangunan daerah masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan pertumbuhan ekonomi, pengurangan pengangguran, dan peningkatan konektivitas wilayah.

Bupati juga memaparkan sejumlah indikator pembangunan, termasuk penurunan angka kemiskinan dari 11,49 persen pada 2025 menjadi 10,69 persen pada 2026. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka pada 2025 tercatat sebesar 3,90 persen.
Setyo Wahono menekankan pentingnya sinergi pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat agar program pembangunan memberikan manfaat nyata.
Momentum Hari Jadi Bojonegoro ke-349, menurutnya, harus menjadi pijakan untuk memperkuat kolaborasi sehingga pembangunan daerah dapat menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong terwujudnya Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan.
Koperasi Kareb dan Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja
Koperasi Kareb mengembangkan sejumlah bidang usaha, mulai dari pengolahan tembakau, produksi sigaret kretek tangan (SKT), simpan pinjam, pertokoan dan distribusi, transportasi, hingga perumahan.
Pantauan NewsBojonegoro.com, jumlah karyawan di lingkungan usaha Kareb mencapai sekitar 7.000 orang. Angka tersebut menggambarkan skala tenaga kerja yang terlibat dalam berbagai unit usaha yang dijalankan.
Salah satu unit usaha yang berkontribusi terhadap penyediaan lapangan kerja adalah Mitra Produksi Sigaret (MPS) Dander melalui PT Kareb Alam Sejahtera.
Dalam pemberitaan pada Juli 2026, Sriyadi menyebut MPS Dander menyediakan pekerjaan bagi sekitar 2.800 masyarakat Bojonegoro dan sekitarnya. Sektor produksi sigaret kretek tangan tersebut juga membuka kesempatan kerja bagi perempuan.
Keberadaan industri padat karya turut menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar kawasan operasional. Selain memberikan penghasilan kepada pekerja, kegiatan usaha juga berpotensi mendukung usaha kecil dan jasa yang tumbuh di lingkungan sekitarnya.
Meski demikian, jumlah sekitar 7.000 orang merupakan gambaran total tenaga kerja yang disebut dalam pemberitaan, bukan jumlah pekerja baru yang direkrut dalam satu tahun.
Perjalanan Sriyadi Purnomo di Koperasi Kareb
Perjalanan Sriyadi Purnomo di Koperasi Kareb dimulai pada 1 Agustus 1996, ketika ia bekerja sebagai karyawan harian atau kontrak.
Berdasarkan profil yang pernah diterbitkan NewsBojonegoro.com, Sriyadi kemudian menapaki jenjang karier hingga dipercaya memimpin koperasi pada 2010 dan diangkat menjadi direktur pada 2015.
Perjalanan dari karyawan hingga menduduki posisi pimpinan menjadi bagian dari kiprahnya dalam pengembangan usaha Kareb. Pengalaman panjang di lingkungan koperasi tersebut mengiringi pengelolaan berbagai unit bisnis yang menjadi bagian dari kegiatan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja.
Di luar aktivitasnya di Kareb, Sriyadi juga disebut menjabat sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Bojonegoro periode 2025–2030.
Keberlanjutan Usaha Menjadi Tantangan
Penyerapan tenaga kerja merupakan salah satu kontribusi dunia usaha terhadap pembangunan ekonomi. Namun, keberhasilan tersebut tidak cukup diukur dari jumlah karyawan semata.
Keberlanjutan usaha, perlindungan tenaga kerja, peningkatan keterampilan, dan kesejahteraan pekerja juga menjadi faktor penting agar manfaat ekonomi dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Bagi Bojonegoro, keberadaan usaha padat karya seperti unit-unit usaha Kareb menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang menyediakan kesempatan kerja bagi masyarakat. Penguatan usaha dan peningkatan kualitas sumber daya manusia diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Keluarga Besar Kareb Sampaikan Selamat
Sekretaris Koperasi Kareb, Widarko, S.H., M.H., mewakili seluruh karyawan dan keluarga besar Kareb menyampaikan ucapan selamat kepada Sriyadi Purnomo atas penghargaan yang diterimanya.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran koperasi untuk terus menjaga kebersamaan, meningkatkan kinerja, serta memperkuat kontribusi terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.
Bagi keluarga besar Kareb, pencapaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan dukungan berbagai pihak, mulai dari pengurus, pengawas, manajemen, anggota, hingga seluruh karyawan yang selama ini ikut menjalankan roda organisasi dan usaha.
Semangat kebersamaan itu diharapkan terus terjaga agar Koperasi Kareb semakin berkembang, mampu mempertahankan keberlangsungan lapangan kerja, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi kesejahteraan karyawan dan masyarakat Bojonegoro.
Keluarga besar Kareb juga berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap koperasi sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.















