NewsBojonegoro.com | Bojonegoro – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RT 21 RW 07, Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro, berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan dikemas melalui malam tasyakuran yang diikuti warga sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.
Mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur“, malam tasyakuran tersebut tidak sekadar menjadi agenda peringatan HUT ke-81 RI, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk kembali merenungkan makna kemerdekaan. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan menjaga kedaulatan, memperkuat persatuan, membangun keadilan di tengah masyarakat, serta bersama-sama mewujudkan kehidupan yang lebih makmur.
Dalam kegiatan tersebut, warga menghadirkan Abdul Wacid, yang akrab disapa Mbah Dul, penyaji acara Cakrawala Pagi Radio Malowopati FM Bojonegoro. Kehadiran Mbah Dul menjadi bagian dari rangkaian acara untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai makna kemerdekaan dan pentingnya mensyukuri perjalanan bangsa yang telah mencapai usia 81 tahun.
Dalam penyampaiannya, Mbah Dul mengajak masyarakat tidak hanya memaknai kemerdekaan melalui perayaan dan kegiatan seremonial, tetapi juga dengan menumbuhkan kesadaran bahwa kemerdekaan Indonesia lahir melalui perjuangan panjang dan pengorbanan yang luar biasa.
Menurutnya, para pendahulu bangsa telah mempertaruhkan banyak hal demi terbebasnya Indonesia dari penjajahan. Perjuangan tersebut tidak hanya berupa tenaga dan pikiran, tetapi juga air mata, darah, bahkan nyawa para pejuang.
“Kalau kita melihat sejarah, kemerdekaan yang kita rasakan hari ini tidak datang begitu saja. Ada pengorbanan luar biasa dari orang-orang tua kita, para pejuang yang telah memberikan tenaga, pikiran, air mata, darah, bahkan nyawa untuk Indonesia,” ujar Mbah Dul dalam kegiatan tersebut.
Ia juga mengingatkan bahwa di balik perjuangan manusia dalam merebut kemerdekaan, terdapat campur tangan dan kehendak Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, momentum HUT ke-81 RI dinilai menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk semakin memperkuat rasa syukur kepada Allah SWT.
Kemerdekaan, lanjutnya, harus diisi dengan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa. Salah satu bentuk perjuangan di masa sekarang adalah mempersiapkan generasi penerus agar memiliki kecerdasan, karakter yang baik serta akhlak yang kuat.
Menurut Mbah Dul, pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan masyarakat. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang baik diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
“Kalau dulu para pejuang berjuang merebut kemerdekaan, maka tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan. Salah satunya dengan mendidik anak-anak kita supaya cerdas, memiliki karakter yang baik dan berakhlak. Karena masa depan bangsa ini berada di tangan generasi muda,” tuturnya.
Ia menambahkan, lingkungan masyarakat juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Kebersamaan antarwarga, kepedulian sosial, gotong royong serta keteladanan orang tua menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.
Sementara itu, Kepala Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro, Kisna Supriyadi yang akrab disapa Pak Krisna, dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan pesan kepada masyarakat agar terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Selain keamanan, warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau, terutama potensi kekeringan dan kebakaran. Masyarakat diminta berhati-hati terhadap aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, khususnya di lingkungan permukiman.
Persoalan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian. Warga diharapkan tidak membuang sampah sembarangan serta terus menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama.
Pak Krisna menilai, kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah kelurahan. Dibutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh masyarakat agar lingkungan tetap bersih, aman dan nyaman.
Baca Juga: Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Polres Bojonegoro Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga
Dalam kesempatan tersebut, Pak Krisna juga menyampaikan apresiasi kepada warga RT 21 RW 07 yang selama ini dinilai mampu menjaga kerukunan dan kekompakan. Semangat gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan lingkungan.
“Terima kasih kepada seluruh warga RT 21 yang selama ini selalu rukun, kompak dan memiliki semangat gotong royong yang tinggi. Kebersamaan seperti ini harus terus dipertahankan,” pesannya.
Malam tasyakuran HUT ke-81 RI tersebut pun menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengingatkan kembali bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan tahunan.
Kemerdekaan adalah amanah yang harus dijaga dan diisi dengan hal-hal positif. Mulai dari menjaga persatuan, menciptakan lingkungan yang aman dan bersih, memperkuat gotong royong hingga memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa.
Dari lingkungan masyarakat yang rukun dan peduli itulah semangat kemerdekaan diharapkan terus tumbuh, sehingga perjuangan para pahlawan tidak berhenti sebagai catatan sejarah, tetapi menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berbuat dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.















