NewsBojonegoro.com — Warga Perumahan Pondok Asri, Kelurahan Ledok Wetan, Kecamatan Kota Bojonegoro, kembali menyuarakan keluhan terkait proyek pembangunan saluran atau gorong-gorong U-dit di Jalan Pattimura. Mereka menilai pemasangan saluran baru tersebut justru menutup akses pembuangan air dari perumahan, sehingga memicu banjir di kawasan mereka.
Kekhawatiran warga semakin menguat setelah sebuah video yang memperlihatkan kondisi saluran tertutup itu beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut tampak jelas aliran air dari perumahan Pondok Asri tertahan karena jalur keluarnya terhalang beton U-dit yang baru dipasang.
Dalam video yang di kirim oleh tokoh masyarakat Bojoneoro, Dul Wacid itu, pengunggah menjelaskan kondisi di lapangan:

“Ini adalah saluran air dari dalam Perumahan Pondok Asri. Air pembuangan mengalirnya ke sini, kemudian menuju got di Jalan Pattimura. Tapi ini ditutup oleh pemborong, tidak ada akses keluar. Ini pembangunan gorong-gorong yang tidak memperhatikan saluran air pembuangan dari Perumahan Pondok Asri.”
Video yang beredar juga menunjukkan saluran air di sisi dalam perumahan terhenti tepat di bawah U-dit baru, tanpa celah untuk aliran keluar. Kondisi itu diduga menjadi penyebab munculnya genangan dan banjir yang kini mulai terjadi di beberapa titik permukiman.
Warga berharap masalah ini segera mendapat perhatian.
“Monggo disampaikan kepada Kepala Cipta Karya Bojonegoro, agar gorong-gorong yang terlanjur terpasang bisa diperbaiki atau diganti mumpung belum permanen. Kalau dibiarkan, banjir di lingkungan kami pasti makin besar,” ujar salah satu warga.
Selain persoalan drainase, warga juga menyoroti minimnya penerangan di lokasi proyek. Pada malam hari area tersebut tampak gelap tanpa PJU, sementara tumpukan material pembangunan memakan hampir separuh badan jalan. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan pengendara, terutama saat lalu lintas padat atau visibilitas rendah.
Warga berharap pemerintah turun tangan segera mengevaluasi desain saluran, membuka kembali akses pembuangan air dari perumahan, serta memastikan aspek keselamatan selama pembangunan berlangsung.





























































